Eks Presiden Barcelona Nilai Bartomeu Tak Bersalah dalam Skandal Barcagate

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 02 Maret 2021 08:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 46 2370607 eks-presiden-barcelona-nilai-bartomeu-tak-bersalah-dalam-skandal-barcagate-oxFagQivfZ.jpg Josep Maria Bartomeu (Foto: Twitter/@jmbartomeu)

BARCELONA – Mantan Presiden Barcelona, Joan Gaspart, menilai temannya, Josep Maria Bartomeu, tidak bersalah dalam kasus Barcagate. Gaspart meyakini Bartomeu tidak melakukan hal-hal melanggar hukum.

Gaspart adalah mantan Presiden Barcelona pada periode 2000-2003. Dia berteman cukup baik dengan Bartomeu yang juga merupakan mantan Presiden Barcelona pada periode 2014-2020.

Josep Maria Bartomeu (Foto: Daily Mail)

Masa kepemimpinan Bartomeu sejatinya baru berakhir pada Maret 2021, tetapi dia mundur karena berbagai masalah internal klub. Akan tetapi, dosa Bartomeu di Barcelona mengejarnya sekarang. Dosa itu bernama Barcagate. Skandal ini muncul pada Februari 2020 silam.

Barcagate berawal dari laporan media asal Spanyol, Cadena SER, yang menyebut Barcelona menyewa konsultan media, I3 Ventures, sedari 2017 silam, untuk menyerang pihak-pihak yang tak sejalan dengan Bartomeu, baik di dalam maupun luar klub. Pihak dari dalam klub yang diserang Bartomeu, seperti Lionel Messi, Gerard Pique, dan masih banyak lagi.

Alhasil, laporan itu membuat gempar sehingga Barcelona melakukan audit melalui Firma PriceWaterhouse Coopers. Audit itu mengungkapkan, bahwa Bartomeu tidak terbukti melakukan penyerangan terhadap pihak-pihak yang disebutkan sebelumnya.

BACA JUGA: Kronologi Kasus Barcagate di Barcelona

Namun, kepolisian Catalunya menilai ada tanda-tanda korupsi atas uang pembayaran terhadap I3 Ventures pada September 2020. Menurut laporan media-media di Spanyol, Barcelona pimpinan Bartomeu sengaja memecah pembayaran dalam jumlah kecil, 200 ribu euro (sekira Rp3,4 miliar), agar tidak perlu persetujuan direksi untuk mengeluarkan dana tersebut.

BACA JUGA: Klasemen Liga Spanyol: Real Madrid Gagal Gusur Barcelona

Sementara itu, kabar terakhir dari Marca, bahwa ada sejumlah perusahaan selain I3 Ventures yang menerima pembayaran serupa. Nama-nama perusahaan itu adalah NSG Social, Science Ventures SL, Tantra Soft SA, Digital Side SA, Big Data Solutions SA, dan Futuric SA yang terkait dengan satu orang, yaitu Carlos Ibanez, pemimpin I3 Ventures.

Kasus I3 Ventures menuntun Bartomeu untuk mundur sebelum masa kepemimpinannya berakhir. Bartomeu bahkan ditangkap di kediamannya pada Senin 1 Maret 2021. Selain Bartomeu, kepolisisan juga menangkap Oscar Grau (CEO Barcelona), Roman Gomez Ponti (Kepala Bidang Hukum), dan Jaume Masferrer di kantor Barcelona setelah dilakukan pengeledahan.

Meski begitu, Gaspart yakin temannya tidak bersalah dalam kasus Barcagate. Dia bahkan pede, Bartomeu akan bebas, seperti mantan Presiden Barcelona lainnya, Sandro Rosell, yang sempat terjerat kasus pencucian uang pada 2014 silam.

Lionel Messi dan Josep Maria Bartomeu (Foto: Barcelona)

Sekadar informasi, kasus pencucian uang membuat Sandro Rosell ditangkap pada 2017 setelah penyelidikan selesai. Rosell dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun oleh Jaksa Penuntut Umum. Akan tetapi, Rosell dibebaskan setelah 20 bulan dipenjara karena tidak terbukti bersalah. Gaspart berharap Bartomeu akan bernasip sama, seperti Rosell.

"Saya yakin Bartomeu tidak khawatir dengan ini karena dia tidak melakukan kesalahan apa pun. Ketika Anda memiliki hati nurani yang bersih, Anda dapat mendengarkan apa yang diminta polisi kepada Anda, mengatakan yang sebenarnya dan berharap Anda bisa pulang. Saya yakin, sebagai temannya, bahwa dia tidak melakukan kesalahan apa pun," kata Gaspart dalam wawancara dengan Radio MARCA, Selasa (2/3/2021).

"Saya tidak peduli atau tertarik dengan pembahasan ini. Oleh sebab itu, saya belum memperluas pengetahuan saya tentang itu," ujar Gaspart.

"Saya tahu hal yang sama seperti Anda, saya membacanya dan berharap ini akan beres. Saya tidak menelepon orang untuk menanyakan apa yang terjadi, itu bukan gaya saya. Saya hanya berharap semuanya beres secepat mungkin," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini