Gattuso Tanggapi Karier di Napoli yang Berada di Ujung Tanduk

Reynaldi Hermawan, Jurnalis · Kamis 11 Februari 2021 22:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 11 47 2360746 gattuso-tanggapi-karier-di-napoli-yang-berada-di-ujung-tanduk-fYKCaZXZ5Z.jpg Gennaro Gattuso. (Foto: Reuters)

NAPOLI Gennaro Gattuso mengomentari situasinya yang dinilai tak baik saat ini sebagai pelatih Napoli. Meski rumor soal masa depannya terus berembus, Gattuso ternyata tak mau memusingkan soal kariernya yang sudah di ujung tanduk tersebut. Ia menyerahkan semuanya ke petinggi klub.

Kursi pelatih yang diduduki Gattuso makin panas setelah tim asuhannya kalah 1-3 dari Atalanta pada leg kedua semifinal Coppa Italia di Gewiss Stadium, Kamis (11/2/2021) dini hari WIB. Hasil negatif itu membuat Hirving Lozano dan kolega tersingkir.

Atalanta vs Napoli

Performa I Partenopei secara keseluruhan juga menurun musim ini. Mereka sudah menelan tujuh kekalahan dari 20 pertandingan Liga Italia dan kini bertengger di posisi keenam klasemen dengan 37 poin.

BACA JUGA: Laga Kontra Juventus Jadi Kesempatan Terakhir Gattuso di Napoli?

Media Italia mengklaim nasib Gattuso akan ditentukan usai melawan Juventus pada laga lanjutan Liga Italia, Minggu 11 Februari 2021 dini hari WIB. Namun, pria yang akrab disapa Rino itu tak mau ambil pusing.

BACA JUGA: Hajar Napoli 3-1, Atalanta Tantang Juventus di Final Coppa Italia 2020-2021

“Saya tidak tahu (pemecatan), Anda harus bertanya kepada klub. Kapten kapal adalah saya, ketika keadaan memburuk, itu akan merugikan kapten," kata Gattuso dikutip dari Football Italia, Kamis (11/2/2021).

"Saya tidak bisa menganggap ini sebagai kesempatan terakhir. Saya harus terus bekerja dan percaya," tuturnya.

Gattuso sendiri ditunjuk melatih Napoli untuk menggantikan Carlo Ancelotti pada Desember 2019. Dia sempat membawa Klub Kota Pelabuhan itu juara Coppa Italia musim lalu.

Gennaro Gattuso

Mantan gelandang dan pelatih AC Milan itu akan terus berusaha mengembalikkan performa I Partenopei sampai titik darah penghabisan.

"Saya seorang pelatih, seperti itu. Saya tidak akan menjadi yang pertama, atau yang terakhir. Tetapi saya memiliki kewajiban untuk mencoba sampai akhir," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini