Inter Milan Gagal ke Final, Conte Cekcok dengan Presiden Juventus

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 10 Februari 2021 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 10 47 2359549 inter-milan-gagal-ke-final-conte-cekcok-dengan-presiden-juventus-926n2O2kkx.JPG Antonio Conte berteriak ke arah tribun (Foto: Reuters/Massimo Pinca)

TURIN – Keributan kecil sempat mewarnai akhir laga Leg II Semifinal Coppa Italia 2020-2021 antara Juventus vs Inter Milan, Rabu (10/2/2021) dini hari WIB. Cekcok terjadi setelah Presiden Juventus Andrea Agnelli terlihat mengucapkan kata-kata kasar ke arah Pelatih Inter Milan Antonio Conte.

Laga yang berlangsung di Stadion Allianz itu sendiri berakhir dengan skor 0-0. Juventus sukses melaju ke Final Coppa Italia 2020-2021 berkat kemenangan agregat 2-1 atas Inter Milan.

Baca juga: Juventus ke Final Coppa Italia Musim Ini, Cristiano Ronaldo Tatap Trofi ke-32

Namun, bukan keberhasilan Juventus yang menjadi sorotan utama, melainkan adu mulut antara Andrea Agnelli dengan Antonio Conte di akhir laga. Selepas bubaran, Agnelli terlihat menuruni anak tangga tribun dan mengucapkan kata-kata kasar ke arah Conte yang berjalan memasuki ruang ganti.

Andrea Agnelli memaki (Foto: Twitter/@Fran_Iannibelli)

Dari gerak bibirnya, Andrea Agnelli memaki Antonio Conte seraya memintanya diam. Kalimat itu sepertinya terlontar, imbas dari gestur sang pelatih jelang turun minum. Menurut video yang beredar di dunia maya, Conte mengacungkan jari tengah ke arah petinggi Juventus saat menuju ruang ganti.

Baca juga: Singkirkan Inter Milan, Juventus Cetak Rekor di Coppa Italia

Selepas pertandingan, Antonio Conte justru kembali menyerang petinggi Juventus. Ia meminta kubu Bianconeri menjelaskan apa yang terjadi dengan sejujur-jujurnya sekaligus lebih memahami apa arti rasa hormat.

“Juventus harus memberi tahu yang sebenarnya. Menurut saya, ofisial keempat mendengar dan melihat apa yang terjadi sepanjang pertandingan. Mereka harus lebih sopan, menurut pendapat saya. Mereka butuh menunjukkan sikap sportif dan menghormati,” sungut Antonio Conte, dikutip dari Goal, Rabu (10/2/2021).

“Apa yang terjadi pada penghujung pertandingan? Saya tidak punya keinginan untuk berkomentar apa-apa. Saya merasa dalam segala hal perlu edukasi. Cukup,” tegas pria berusia 51 tahun itu.

Tampaknya adu mulut antara Antonio Conte dan Andrea Agnelli merupakan imbas hubungan buruk kedua belah pihak di masa lalu. Keduanya sempat berseteru ketika Conte masih menangani Juventus pada masa pramusim 2014.

Inter Milan disingkirkan Juventus (Foto: Reuters/Massimo Pinca)

Kala itu, Antonio Conte menuding Manajemen Juventus tidak mau memenuhi permintaan soal transfer pemain. Tudingan secara terbuka itu dibalas dengan pemecatan, tanpa peduli kesuksesan serta statusnya sebagai pemain legenda.

Antonio Conte kemudian membuat segenap pihak Juventus berang saat menerima jabatan sebagai Pelatih Inter Milan pada 2019. Suporter Juventus bahkan meminta nama Antonio Conte dihapus dari daftar legenda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini