Pemain Persija Jakarta Cerita Pengalaman Latihan Bersama Timnas Indonesia U-19 di Spanyol

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 51 2344588 pemain-persija-jakarta-cerita-pengalaman-latihan-bersama-timnas-indonesia-u-19-di-spanyol-8pkU9OlgKQ.jpg Alfriyanto Nico. (Foto/PSSI)

JAKARTA - Tiga pemain Persija Jakarta, Muhammad Salman, Alfriyanto Nico dan Braif Fatari mengikuti mengikuti pemusatan latihan (TC) Tim Nasional Indonesia U-19 di Spanyol. Para pemain mengaku mendapat pengalaman yang sangat bermanfaat dan merasakan peningkatan

Alfriyanto Nico, pemain debutan yang baru pertama kali mengikuti TC mengatakan bahwa dia bertekad memberikan yang terbaik bagi Persija ketika sudah berada di Jakarta. Dia juga tak mengalami kendala meski baru pertama kali TC di luar ngeri bersama Timnas Indonesia U-19

"Mudah-mudahan bisa melanjutkan kerja keras ini ketika nanti kembali ke tim Persija," ujar Alfriyanto Nico mengutip laman Persija, Kamis (14/1/2021).

Foto/PSSI

Sementara Muhammad Salman Alfarid menilai latihan keras dan disiplin pelatih Shin Tae-yong telah merubah fisik dan staminanya. Ia juga bertekad akan mempertahankan kondisi tersebut ketika tiba di Tanah Air.

Baca juga: Fisik Timnas Indonesia U-19 Kalah Tipis dari Timnas Korea Selatan

"Kondisi fisik dan stamina kami lebih baik dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya. Momentum ini saya harus jaga sekembalinya ke Indonesia," ujar Salman.

Fisik penggawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 meningkat dibandigkan Desember 2019 dan lebih baik dibandingkan dengan Timnas Indopnesia U-23. Hal ini diungkapkan langsung oleh pelatih fisik Timnas Indonesia U-19, Lee Jae-hong.

Melalui akun Instagram-nya, pelatih fisik asal Korea Selatan itu menjabarkan kondisi fisik skuad Garuda Nusantara. Menurut laporannya, fisik pemain Timnas Indonesia mengalami peningkatan.

Jae-hong mengunggah laporan yang memperlihatkan bahwa rata-rata massa otot pemain Timnas Indonesia U-19 sebesar 36%. Angka itu naik sekitar dua persen dari Desember 2019.

Sedangkan rata-rata massa otot pemain Timnas Indonesia U-23 di bawah juniornya. Para pemain Timnas Indonesia U-23 hanya 33,1% saat menjalani pemusatan latihan pada Desember tahun lalu.

Foto/PSSI

Namun, massa rata-rata otot skuad Timnas Indoesia U-19 masih kalah dari Timnas Korea Selatan U-19. Rata-Rata massa otot pemain Timnas Korsel U-19 adalah 38,2%.

Selain massa rata-rata otot, pemain Timnas Indonesia U-19 juga lebih baik dari Timnas U-23 untuk urusan rata-rata rasio otot. Laporan Lee Jae-hong menunjukkan bahwa rata-rata rasio otot Timnas Indonesia U-19 sebesar 51,3%, sedangnkan Timnas Indonesia U-23 48,8%.

Hebatnya lagi, massa rata-rata otot, pemain Timnas Indonesia U-19 tak beda jauh dengan pemain Timnas Korsel U-19. Di mana massa rata-rata otot, pemain Timnas Korsel U-19 sebesar 51,4%, angka itu hanya selelih 0,1% dari Timnas Indonesia U-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini