Fisik Timnas Indonesia U-19 Kalah Tipis dari Timnas Korea Selatan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 14 Januari 2021 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 14 51 2344512 fisik-timnas-indonesia-u-19-kalah-tipis-dari-timnas-korea-selatan-tUlWbpbvkD.jpg Timnas Indonesia U-19. (Foto/PSSI)

JAKARTA – Fisik penggawa Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 kalah tipis dari Tim Nasional (Timnas) U-19 Korea Selatan. Hal ini diungkapkan langsung oleh pelatih fisik Timnas Indonesia U-19, Lee Jae-hong.

Melalui akun Instagram-nya, pelatih fisik asal Korea Selatan itu menjabarkan kondisi fisik skuad Garuda Nusantara. Menurut laporannya, fisik pemain Timnas Indonesia mengalami peningkatan.

Foto/PSSI

Massa rata-rata otot, pemain Timnas Indonesia U-19 tak beda jauh dengan pemain Timnas Korsel U-19. Di mana massa rata-rata otot, pemain Timnas Korsel U-19 sebesar 51,4%, angka itu hanya selelih 0,1% dari Timnas Indonesia U-19.

Baca juga: Pulang Lebih Cepat, Timnas Indonesia U-19 Akan Jalani Karantina Mandiri

Namun, pemain Timnas Indonesia U-19 juga lebih baik dari Timnas U-23 untuk urusan rata-rata rasio otot. Laporan Lee Jae-hong menunjukkan bahwa rata-rata rasio otot Timnas Indonesia U-19 sebesar 51,3%, sedangnkan Timnas Indonesia U-23 48,8%.

Jae-hong mengunggah laporan yang memperlihatkan bahwa rata-rata massa otot pemain Timnas Indonesia U-19 sebesar 36%. Angka itu naik sekitar dua persen dari Desember 2019.

Sedangkan rata-rata massa otot pemain Timnas Indonesia U-23 di bawah juniornya. Para pemain Timnas Indonesia U-23 hanya 33,1% saat menjalani pemusatan latihan pada Desember tahun lalu.

Foto/Instagram

Namun, massa rata-rata otot skuad Timnas Indoesia U-19 masih kalah dari Timnas Korea Selatan U-19. Rata-Rata massa otot pemain Timnas Korsel U-19 adalah 38,2%.

Foto/PSSI

“Berdasarkan Periodisasi (Nutrisi, Pelatihan, Pemulihan), kami sebagai Tim Ilmu Sepakbola telah berusaha untuk membiasakan diri para pemain. Meskipun terkadang saya sangat kesal, mereka memahami saya sehingga saya sangat menghargai dedikasi mereka,” Lee Jae-hong di Instagram.

“Sepak Bola didasarkan pada otot. Jadi Pemain harus berusaha meningkatkan otot melalui latihan kekuatan dan nutrisi yang baik.

"Tidak ada efek tanpa sebab," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini