Mantan Striker Real Madrid Minta Zidane Jangan Dipecat Dulu

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 03:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 46 2320599 mantan-striker-real-madrid-minta-zidane-jangan-dipecat-dulu-rRbF9ZPYEy.jpg Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. (Foto: Twitter/realmadrid)

MADRID – Eks penyerang Real Madrid, Hugo Sanchez, merasa sangat sedih melihat kondisi mantan timnya sekarang ini. Ia merasa tak percaya Madrid bisa-bisanya dikalahkan Shakhtar Donetsk dua kali di pertandingan Grup B Liga Champions 2020-2021.

Terbaru Madrid takluk dari Shakhtar dengan skor 0-2 pada matchday kelima di Grup B yang berlangsung pada Rabu 2 Desember 2020. Gara-gara kekalahan itu, peluang Madrid untuk dapat lolos ke 16 besar pun kian menipis.

Kalahnya Madrid dari Shahktar pun menambah tren buruk Madrid yang diraih dalam beberapa laga terakhir mereka di musim 2020-2021 ini. Gara-gara terus-terusan meraih hasil buruk, posisi Zidane sebagai pelatih Madrid pun kian terancam.

Baca Juga: Mauricio Pochettino Jadi yang Paling Terdepan Gantikan Zidane di Madrid

Suasana laga Shakhtar Donetsk vs Real Madrid

Mendengar isu itu, Sanchez pun merasa sekarang ini bukanlah waktu yang tepat untuk memecat Zidane. Setidaknya ia merasa pihak Madrid harus menunggu sampai fase grup Liga Champions 2020-2021 berakhir.

Sanchez meminta Zidane jangan dipecat dulu sebelum Madrid menghadapi Borussia Monchenglabach di matchday keenam Grup B Liga Champions 2020-2021 pada Kamis 10 Desember 2020 dini hari WIB mendatang.

Sebab meski peluangnya kecil, namun Sanchez merasa Zidane masih bisa membawa Madrid untuk lolos dari fase grup Liga Champions tersebut. Sebab Madrid nyatanya hanya perlu memenangkan laga melawan Monchengladbach untuk mendapatkan tiket ke babak selanjutnya.

Selama Zidane mampu membuat Madrid lolos ke babak 16 besar, maka Sanchez merasa penting untuk terus mempertahankan pelatih asal Prancis tersebut. Jadi, Sanchez berharap dalam beberapa hari Zidane tak dipecat oleh Madrid.

“Tidak, saya pikir belum waktunya (untuk memecat Zidane). Saya rasa itu akan sangat terburu-buru sekarang ini,” cerita Sanchez, seperti yang diwartakan oleh Marca, Kamis (3/12/2020).

Zinedine Zidane

“Anda harus menunggu sampai setelah sisa pertandingan (Grup B Liga Champions) dimainkan, yang rumit karena bergantung pada orang lain. Akan ada tekanan tertentu, kegugupan dan jelas menunggu hasil melawan Borussia Monchengladbach,” tambah Sanchez.

Sejauh ini keempat tim di Grup B, yakni Madrid, Shakhtar, Monchengladbach, dan Inter Milan sama-sama masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar. Dengan fakta itu, maka kemungkinan besar laga pamungkas Grup B pada pekan depan sangatlah keras.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini