Calon Presiden Barcelona Ini Tak Mau Pulangkan Neymar, Alasannya Bikin Sakit Hati

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 06:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 51 2317045 calon-presiden-barcelona-ini-tak-mau-pulangkan-neymar-alasannya-bikin-sakit-hati-CROTBlOVx0.JPG Pemain Paris Saint-Germain, Neymar Jr. (Foto: Reuters)

BARCELONA – Calon Presiden Barcelona, Toni Freixa telah memastikan takkan membawa pulang Neymar Jr ke Camp Nou jika dirinya terpilih nanti. Ia enggan membeli Neymar dari Paris Saint-Germain (PSG) bukan karena masalah uang, tapi ada faktor lain.

Faktor lain itu adalah menurut Freixa, Neymar yang sekarang tak sehebat dulu. Bahkan Freixa menilai Neymar kini tak masuk ke dalam 30 pemain terbaik Eropa versinya.

Jadi, karena merasa tak ada masuk ke dalam 30 pemain terbaik di Eropa saat ini, maka Freixa ogah membeli Neymar. Apalagi, pemain asal Brasil itu memiliki harga yang sangat mahal. Barcelona tentu tak mau mengeluarkan uang yang besar hanya untuk membeli pemain yang biasa-biasa saja.

Baca Juga: Kerap Cedera, Asisten Pelatih PSG: Kaki Neymar Sensitif

Neymar Jr

Alasan itulah yang pada akhirnya membuat Freixa takkan membeli Neymar lagi dari PSG jika terpilih menjadi Presiden Barcelona yang baru. Ia bakal mengalokasikan dana tersebut untuk membeli pemain bintang yang ada di dalam daftar 30 pemain terbaik Eropa versinya.

“Neymar, penampilannya saat ini bukanlah yang terbaik di antara 30 pemain terbaik di Eropa saat ini. Jika saya terpilih menjadi presiden (Barcelona), maka saya takkan merekrutnya,” tegas Freixa, melansir dari Marca, Jumat (27/11/2020).

“Hal yang terpenting di Barcelona adalah Barcelona itu sendiri. Kami tak boleh bergantung dengan pemain mana pun (termasuk Neymar),” tambahnya.

Tentu Freixa bisa memupuskan harapan banyak pendukung Barcelona yang ingin melihat aksi Neymar dan Lionel Messi di Stadion Camp Nou. Banyak yang merasa Neymar bisa mengembalikan kejayaan Barceloan yang saat ini tengah menjalani musim yang sangat sulit.

Kini para fans Barcelona hanya bisa berdoa yang terbaik untuk klubnya agar dipimpin oleh seorang presiden yang terbaik. Pemilihan Presiden Barcelona yang baru pun akan digelar pada 18 Desember 2020 mendatang.

Neymar dan Mbappe

Jadi, semua masa depan Barcelona akan bergantung dengan presiden terbaru mereka. Kebijakan pembelian pemain dan banyak hal lainnya pasti akan berubah tergantung kemauan sang presiden terpilih nanti.

Freixa sendiri menjanjikan perubahan dan siap mengembalikan Barcelona kembali ke jalur yang benar, yakni jalur kemenangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini