Madrid Kalah, Courtois Geram Valencia Dapat 3 Kali Penalti

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 03:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 46 2306962 madrid-kalah-courtois-geram-valencia-dapat-3-kali-penalti-hztz7L2MaP.jpg Thibaut Courtois (Foto: Reuters)

MADRID – Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, masih merasa geram dengan kekalahan timnya dari Valencia pada laga lanjutan Liga Spanyol 2020-2021. Ia seperti kesulitan menerima kenyataan ketika timnya kalah karena Valencia diuntungkan dengan hadiah penalti.

Pada laga yang berlangsung di Mestalla, Minggu 9 November 2020 malam WIB, Madrid menyerah dari Valencia dengan skor telak 1-4. Kekalahan itu pun terasa mengenaskan karena empat gol Valencia tidak ada yang lahir dari situasi open play.

Valencia vs Real Madrid

Ketiga gol Valencia datang dari hadiah titik putih alias penalti dan satu gol lainnya akibat gol bunuh diri yang dilakukan oleh Raphael Varane. Sementara ketiga gol penalti Valencia dieksekusi oleh Carlos Soler.

Courtois pun merasa heran dengan kekalahan tersebut. Sebab jika melihat awal laga, Madrid tampil mendominasi. Bahkan mampu mencetak gol pertama pada menit 23 lewat aksi Karim Benzema. Sayangnya gol tersebut tak menjamin Madrid meraih tiga poin.

Baca juga Madrid Kembali Tertiban Sial, Usai Dikalahkan Valencia Kini Pemain Andalannya Cedera

“Saya tidak tahu, saya pikir kami memulai dengan baik, terkadang hal itu terjadi pada kami sedikit bahwa kami kami ke lapangan tidak tampil bersama-sama dan kami sedikit terjebak,” ungkap Courtois, mengutip dari Marca, Selasa (10/11/2020).

“Penalti pertama adalah penalti, dan itu nasib buruk. Saya juga tidak tahu mengapa itu diulang kembali. Sementara gol kedua adalah nasib buruk, dan di babak pertama kami termotivasi untuk membalikkannya,” tambahnya.

Sayangnya gol-gol Valencia di babak kedualah yang membuat Courtois semakin frustrasi. Pasalnya ada satu momen di mana pemain Valencia yakni Maxi Gomez melakukan provokasi kepada wasit hingga akhirnya menghadirkan hadiah penalti.

“Begitu saya mulai, saya melakukan penyelamatan dan tiba-tiba kemudian hadir dua penalti. Maxi Gomez berteriak lebih banyak, dan itulah cara VAR akhirnya memberikan penalti,” lanjutnya.

Courtois semakin dibuat kesal karena Madrid kemudian seperti kesulitan untuk mencetak gol. Padahal ia melihat rekan-rekannya mendapat berbagai kesempatan dan peluang, tetapi gagal membuahkan hasil.

“Kami memiliki peluang untuk mencetak gol, tetapi bola tidak mau masuk. Kami lebih ofensif, lebih menekan, tetapi sayangnya kami kebobolan seperti itu,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini