PELATIH Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Shin Tae-yong, memiliki 11 gelandang di skuadnya, baik itu yang beroperasi di sentral maupun sayap. Dari 11 nama itu, dua di antaranya merupakan pemain keturunan Indonesia-Jerman.
Mereka ialah Kelana Mahessa dan Luah Mahessa. Kelana Mahessa tercatat sebagai anggota tim senior Bonner SC, tim yang tampil di kasta keempat sepakbola Jerman. Sementara Luah Mahessa, menurut laman transfermarkt saat ini membela tim U-19 Bonner SC.

(Kelana Mahessa, pemain keturunan Indonesia-Jerman)
Daftar pemain keturunan di lini tengah Timnas Indonesia U-19 bukan tak mungkin terus bertambah. Sebab, direktur teknik PSSI Indra Sjafri mengatakan akan ada lima pemain keturunan tambahan dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 selanjutnya.
Bukan tak mungkin dari lima nama pemain keturunan tambahan tersebut, didominasi personel di posisi gelandang. Terlebih, saat ini ada tiga pemain keturunan di posisi gelandang yang berpeluang membela Timnas Indonesia U-19.
Mereka ialah Jayden Houtriet (Vitesse U-21), Gilles Joanes (NAC Breda U-18) dan Ivan Jenner (FC Utrecht U-17). Kelebihan dari nama-nama di atas adalah kemampuan mengatur tempo permainan, sesuatu yang kini dimiliki kapten Timnas Indonesia U-19, David Maulana.
BACA JUGA: Posisi Jack Brown di Timnas Indonesia U-19 Terancam Bagus Kahfi dan Noah Gesser?
Ivan Jenner yang kini berusia 15 tahun memiliki visi permainan jempolan. Bukti kehebatan Ivan Jenner adalah status kapten tim FC Utrecht U-17 yang kini disandangnya.