RB Leipzig Pede Petik Angka Penuh di Markas Man United

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 261 2300633 rb-leipzig-pede-petik-angka-penuh-di-markas-man-united-thzh0WOo2d.jpg Julian Nagelsmann pede jungkalkan Man United di Old Trafford (Foto: Twitter/@RBLeipzig_EN)

MANCHESTER – Pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann, cukup optimis dapat merebut tiga angka dari kandang Manchester United, Stadion Old Trafford. Demi memuluskan misi tersebut, ia ingin anak asuhnya disiplin dalam menutup rapat ruang di antara lini pertahanan sekaligus bermain agresif.

Laga sulit akan dijalani Man United ketika menjamu RB Leipzig untuk matchday kedua Liga Champions 2020-2021, Kamis 29 Oktober dini hari WIB. Sebab, Die Roten Bullen merupakan pemuncak klasemen di Liga Jerman 2020-2021 dengan nilai 13 dari lima laga.

Sementara itu, Man United masih harus mengatasi masalah inkonsistensi penampilan di Liga Inggris. Mereka baru memetik tujuh angka dari lima pertandingan yang sudah dijalani. Meski berstatus sebagai tuan rumah, Marcus Rashford dan kawan-kawan bisa jadi tidak diunggulkan.

Baca juga: Solskjaer Waspadai Fleksibilitas Permainan RB Leipzig

RB Leipzig berlatih di Stadion Old Trafford (Foto: Twitter/@DieRotenBullen)

Pertandingan belum juga dimulai, Julian Nagelsmann sudah menabuh genderang perang. Menurutnya, Man United memiliki kualitas mumpuni di sepertiga akhir lapangan. Demi memetik angka penuh, pria asal Jerman itu meminta anak asuhnya disiplin dalam menutup celah di pertahanan.

“Kami tahu mereka sangat bagus terutama di lini depan dan gelandang serang. Mereka punya banyak kualitas di sepertiga akhir dan kami harus menyadari situasi ini. Kami harus menutup celah di belakang garis pertahanan,” urai Julian Nagelsmann, dilansir dari Daily Mail, Rabu (28/10/2020).

“Jika kami bermain agresif dan sangat perhatian pada situasi-situasi itu, maka kami cukup percaya diri untuk berbicara soal memenangi pertandingan besok hari,” imbuh pria berusia 33 tahun tersebut.

Celah di antara garis pertahanan memang perlu menjadi perhatian bagi RB Leipzig. Sebab, mereka selalu memasang garis pertahanan tinggi yang rawan dieksploitasi oleh kecepatan pemain depan Man United seperti Anthony Martial dan Marcus Rashford.

Jarak cukup jauh yang tercipta antara pemain terakhir dengan kiper sangat berbahaya ketika melawan tim yang memiliki pemain-pemain cepat. Apalagi, menurut Julian Nagelsmann, Man United mampu memainkan formasi yang fleksibel di tengah pertandingan.

“Kami sudah menyiapkan formasi yang berbeda-beda. Mereka memainkan formasi yang berbeda ketika melawan Paris Saint-Germain (PSG) dan Newcastle United, serta tim lain di liga. Mereka selalu melakukan dengan cara yang berbeda,” lanjut Julian Nagelsmann.

“Kami berusaha memecahkan situasi-situasi tertentu. Seperti yang sudah saya bilang, kami cukup percaya diri untuk berbicara soal meraih kemenangan besok hari,” tukas mantan pelatih TSG Hoffenheim tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini