Pelatih Leverkusen Benarkan Kepergian Kai Havertz Musim Panas Ini

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Selasa 01 September 2020 02:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 01 51 2270558 pelatih-leverkusen-benarkan-kepergian-kai-havertz-musim-panas-ini-AKVFHyGHUK.jpeg Kai Havertz selangkah lagi berseragam Chelsea (Foto: Twitter/KaiHavertz29)

LEVERKUSEN – Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz, membenarkan kepergian Kai Havertz pada bursa transfer musim panas 2020 ini. Artinya, striker muda Jerman itu akan segera resmi berseragam Chelsea dalam waktu dekat.

Seperti diketahui, Havertz memang kencang dikaitkan dengan The Blues -julukan Chelsea- sejak beberapa pekan terakhir. Kesediaan sang pemain untuk hengkang membuat Bosz tak lagi mengharapkan Havertz untuk berada di skuadnya dalam sesi latihan perdana nanti.

"Sayangnya, skuad kami belum ditentukan. Saya tidak lagi berharap Kevin Volland dan Kai Havertz akan berlatih bersama kami lagi,” ujar Bosz, seperti dilansir dari laman Goal International, Selasa (1/9/2020)

“Ada kemungkinan pemain lain juga akan beralih. Kami pasti harus mendatangkan pemain juga,” lanjut Bosz.

Baca juga: Chelsea Sepakat Tebus Havertz Rp1,4 Triliun dari Leverkusen

Sebelumnya, Leverkusen disebut-sebut telah mendapatkan sosok pengganti Havertz dalam skuad utama mereka. Sosok tersebut adalah penyerang AS Roma, Patrik Schick.

Schick dianggap sebagai opsi paling tepat untuk jadi andalan baru Leverkusen. Striker asal Ceko itu terbukti tampil apik bersama AS Roma sepanjang 2019-2020 kemarin dengan menorehkan 10 gol dari 28 penampilan.

Untuk itu, Schick pun dinilai layak jadi pengganti Hvertz di lini depan tim musim depan. Sebab, sepertinya tekad Havertz untuk hengkang meninggalkan BayArena pada musim panas ini sudah cukup bulat.

Kepindahan Havertz ke Chelsea juga sebelumnya mendapat dukungan dari legenda Timnas Jerman, Michael Ballack. Menurut Ballack, akan sangat tepat bagi Havertz jika berada di bawah asuhan Frank Lampard musim depan.

“Havertz adalah pemain yang akan dibantu Lampard untuk berkembang lebih jauh,” ujar Lampard yang juga pernah membela Leverkusen dan Chelsea.

“Paling tidak karena dia sendiri adalah seorang gelandang dengan tujuan mencetak gol, yang selalu bergerak ke area berbahaya, mencari peluang untuk menghabisi tim lawan,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini