Hasilnya, Guardiola sama sekali gagal memenangkan trofi si Kuping Besar. Prestasi terbaik Guardiola hanya mengantarkan Bayern Munich ke semifinal tiga musim beruntun.

(Guardiola dan Messi bisa berkolaborasi di Man City)
Bagaimana dengan Messi? Dalam delapan musim setelah berpisah dengan Guardiola, ia hanya memenangkan satu trofi si Kuping Besar. Melihat fakta di atas, Guardiola dan Messi diprediksi kembali berkolaborasi demi satu tujuan, yakni Liga Champions.
Jika Messi dan Guardiola bekerja sama, pola apa dan siapa-siapa saja pemain yang diturunkan Guardiola? Pelatih asal Spanyol itu masih mengandalkan formasi 4-3-3.
Dalam pola tersebut, posisi penjaga gawang ditempati Ederson Moraes. Kemudian empat bek sejajar ditempati Kyle Walker, Nathan Ake, Aymeric Laporte dan Benjamin Mendy. Untuk tiga gelandang tengah, akan ditempati trio Rodri, Kevin De Bruyne dan Phil Foden.
Sementara untuk tiga baris terdepan, Messi akan beroperasi sebagai winger kanan dan Raheem Sterling beroperasi di sisi sebelahnya. Kemudian, posisi ujung tombak akan ditempati Sergio Aguero.
Berikut prakiraan formasi Man City musim depan seiring kehadiran Messi:
(4-3-3): Ederson; Walker, Ake, Laporte, Mendy; Rodri, Foden, De Bruyne; Messi, Sterling, Aguero.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.