Akademi Persija Dipilih FIFA Mengikuti Performance Programme

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 19 Agustus 2020 16:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 49 2264570 akademi-persija-dipilih-fifa-mengikuti-performance-programme-YeFAUQxUaN.jpg Tim pelatih pengenmbangan akademi Persija Jakarta. (Foto/Persija Jakarta)

JAKARTA - Elite Pro Academy (EPA) Persija Jakarta terpilih oleh Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) untuk mengikuti High Performance Programme yang digarap Double Pass.

Double Pass merupakan perusahaan konsultan sepakbola top dari Belgia. Mereka pernah bekerja sama dengan FIFA, Federasi Sepakbola Belgia (KBVB), Liga Jerman Bundesliga, Liga Jepang, Klub asal Brasil, SC International, dan klub asal Skotlandia, Glasgow Rangers.

Foto/Persija Jakarta

Sementara Elite Pro Academy Persija adalah proyek sepakbola kelompok usia yang dimiliki Persija. Tim Ibu Kota sendiri memiliki tim kelompok umur, Persija U-16, Persija U-18 dan Persija U-20.

Selama mengikuti program tersebut, EPA Persija akan mendapatkan Assessment, konsultasi dan optimalisasi program.

Baca juga: Persija Beri Dukungan kepada Zico dan Figo yang Dicoret dari Timnas Indonesia U-19

Baca juga: Bersiap Beraksi Kembali di Liga 1 2020, Persija Jalani Tes Swab

Direktur Pengembangan Persija Jakarta, Ganesha Putera mengatakan bahwa kesempatan tersebut ini sangat bagus, mengingat sangat jarang sekali klub di Indonesia mendapatkan dipilih FIFA mengikuti High Performance Programme.

“Kesempatan bagus untuk akademi Persija maupun EPA Persija mendapatkan kesempatan langsung mengikuti program dari Double Pass dari FIFA ini,” ujarnya mengutip laman Persija, Rabu (19/8/2020).

“Langkah ini kami lakukan untuk memperbaiki sistem maupun kualitas akademi yang kami punya agar kedepannya lebih baik lagi.”.

“Mereka akan asssesment dan audit akademi kita semacam menjadi konsultan. Di setiap federasi hanya ada dua klub yang mendapatkan dan Persija salah satunya. Nama mereka sendiri sudah diakui dunia,” tambahnya.

Ia menjelaskan banyak hal yang didapatkan dari program ini. Terutama membuat akademi Persija maupun EPA Persija lebih baik lagi kedepannya.

“Nantinya mereka akan melihat semua aspek yang ada di EPA Persija maupun akademi Persija baik itu dari sumber daya manusia, program, infrastruktur, strategi. Lalu mereka akan bantu untuk restrategis dan optiamalisasi program,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini