5 Pemain yang Tampil Hebat di Usia Senja

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 12:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 51 2260876 5-pemain-yang-tampil-hebat-di-usia-senja-iLE0MVco0X.jpeg Javier Zanetti mengangkat trofi Liga Champions di usia senja (Foto: UEFA)

USIA produktif seorang pesepakbola biasanya ada pada rentang 20-30 tahun. Masa keemasan pun tergantung posisi yang ditempati seorang pemain. Ambil contoh penjaga gawang yang biasanya memiliki karier lebih panjang. Beberapa kiper bahkan baru pensiun ketika memasuki usia 30-an akhir.

Sejumlah klub Eropa punya kebijakan ketat mengenai kontrak pemain yang berusia di atas 30 tahun. Biasanya, mereka hanya ditawarkan perpanjangan kontrak selama satu tahun. Jika dinilai tampil apik, maka kontrak diperpanjang setahun lagi hingga yang bersangkutan memutuskan pensiun.

Baca juga: 5 Pesepakbola Top yang Pernah Jalani Cinta Satu Malam, Ada Nama Cristiano Ronaldo

Mengapa demikian? Performa seorang pesepakbola biasanya menurun ketika memasuki usia 30 tahun. Tentu saja, tidak semua pemain langsung menurun performanya ketika masuk kategori uzur. Berikut deretan pemain yang tampil bagus di usia senja, dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (12/8/2020).

5. Paolo Maldini

Legenda hidup AC Milan ini tidak boleh dikesampingkan begitu saja. Karier Paolo Maldini termasuk panjang, yakni dari 1985-2009 atau 23 tahun. Sepanjang periode tersebut, sang pemain menjadi tulang punggung Rossoneri sekaligus Tim Nasional (Timnas) Italia.

Kariernya dihiasi dengan raihan trofi, bahkan ketika berusia senja. Paolo Maldini masih bisa mengantar AC Milan meraih gelar Liga Italia, Liga Champions, dan Coppa Italia ketika usianya menginjak 34-35 tahun pada 2002-2004.

Paolo Maldini bergelimang trofi (Foto: Twitter/@ChampionsLeague)

4. Javier Zanetti

Di rival sekota AC Milan, ada nama Javier Zanetti. Pria berkebangsaan Argentina itu baru pensiun merumput pada usia 40 tahun! Padahal, posisinya sering menuntut kebugaran fisik yang prima, yakni fullback kanan, karena harus rajin naik turun guna menyisir lapangan.

Lelaki yang namanya identik dengan Inter Milan itu baru meraih kesuksesan ketika usianya menginjak 36 tahun hingga pensiun. Nerazzurri dibawanya menjadi juara Liga Italia tiga musim beruntun plus satu Liga Champions 2009-2010. Bahkan, pada musim 2009-2010, Inter Milan sanggup menorehkan treble.

3. Francesco Totti

Serie A memang dikenal sebagai tempat para pemain gaek nan berpengalaman merumput. Dalam daftar ini saja, setidaknya sudah membuktikan opini tersebut. Francesco Totti yang merumput hanya dengan satu klub, AS Roma, adalah contoh sahih.

Sederet prestasi mampu dicapai pria yang dijuluki Pangeran Roma itu ketika memasuki usia senja. Pada usia 30 tahun, Totti mengantar Timnas Italia juara Piala Dunia 2006. Sementara di level klub, ia tercatat sebagai top skor klub dengan mencetak 307 gol ketika pensiun pada 2017.

Francesco Totti setia membela AS Roma

2. Gianluigi Buffon

Seperti disinggung di awal, karier seorang penjaga gawang biasanya lebih panjang dibandingkan yang lain. Terbukti, Gianluigi Buffon masih merumput bersama Juventus kendati usianya sudah menginjak 42 tahun. Kontrak Gigi bahkan sudah diperpanjang hingga Juni 2021!

Soal prestasi, jangan ditanya. Gianluigi Buffon sukses mengantar Juventus meraih delapan scudetto yang dihitung sejak 2011-2012 atau ketika usianya menginjak 33 tahun. Ia masih sanggup bermain pada level tertinggi sekaligus menjadi pemimpin di ruang ganti.

1. Ryan Giggs

Legenda hidup Manchester United ini menjadi satu-satunya pria non Italia dalam daftar. Ryan Giggs punya karier yang panjang bersama Setan Merah sejak 1992-2014. Sepanjang 22 tahun tersebut, deretan trofi sudah diraih oleh pemain berkebangsaan Wales itu.

Ryan Giggs masih bisa dua kali juara Liga Inggris di usia senja (Foto: Premier League)

Pada usia senja, yakni 35 tahun, Ryan Giggs terpilih sebagai pemain terbaik Liga Inggris yang merupakan gelar pertama! Memasuki dekade 2010 ketika usianya menginjak 37 tahun, pemain berkaki kidal itu masih sanggup mengantar Man United meraih dua gelar juara Liga Inggris.

Kedisiplinan Ryan Giggs dalam menjaga kondisi tubuhnya patut diacungi jempol. Ia rajin melakukan yoga sejak berusia 30 tahun sehingga kariernya cukup awet hingga pensiun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini