Antonio Conte juga lebih leluasa untuk meracik skuadnya pada laga tersebut. Di bawah mistar, nama Samir Handanovic hampir pasti diturunkan. Sementara trio lini belakang bisa diisi oleh Diego Godin, Stefan de Vrij, dan Milan Skriniar. Variasi strategi mungkin dilakukan pada lini tengah.
Berkaca pada strategi yang diterapkan Peter Bosz, Antonio Conte bisa saja memasang gelandang tengah yang punya preferensi bertahan untuk meredam serangan balik kilat Bayer Leverkusen. Sementara di depan, duet Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez sudah jaminan mutu.
Keleluasaan meracik strategi tidak dimiliki oleh Peter Bosz. Arsitek tim berkebangsaan Belanda itu tidak bisa menurunkan Charles Aranguiz yang terkena akumulasi kartu. Sementara itu, kebugaran Nadiem Amiri masih diragukan. Karena itu, lini tengah bakal menjadi perhatian tersendiri.

Berkaca pada kegemarannya menerapkan pola 4-2-3-1, masalah muncul untuk double pivot karena absennya Aranguiz dan belum fitnya Amiri. Bosz mungkin akan mendorong Lars Bender untuk bermain lebih ke depan guna menemani Julian Baumgartlinger. Sedangkan posisi lain tidak bermasalah, termasuk bintang mereka, Kai Havertz, yang akan memimpin lini depan.
Inter Milan (3-4-1-2): Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Danilo D’Ambrosio, Roberto Gagliardini, Marcelo Brozovic, Ashley Young; Christian Eriksen; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez
Bayer Leverkusen (4-2-3-1): Lukas Hradecky; Mitchell Weiser, Sven Bender, Jonathan Tah, Wendell; Julian Baumgartlinger, Lars Bender; Leon Bailey, Kerem Demirbay, Moussa Diaby; Kai Havertz
(Mochamad Rezhatama Herdanu)