Blunder kedua terjadi ketika laga memasuki menit ke-68. Lagi-lagi, Varane membuat sebuah kesalahan yang sangat fatal. Bermaksud mengumpan bola ke Thibaut Courtois, Varane justru mengumpannya terlalu pelan dan Gabriel Jesus yang berada di dekatnya langsung mengambil bola itu dan memasukkannya ke gawang Madrid.
Meski sosok Varane kerap disalahkan, Rodrygo justru memberi sedikit pembelaan. Ia mengatakan bahwa siapa saja bisa membuat kesalahan. Dalam laga tersebut, kedua tim sendiri dinilai tampil sama kuat. Rodrygo pun tetap menunjukkan rasa puasnya dengan perjalanan Madrid pada musim ini, meski akhirnya tersingkir dari Liga Champions.

"Kesalahan adalah bagian dari olahraga, itu bisa terjadi kepada siapa saja,” ujar Rodrygo, sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA, Sabtu (8/8/2020).
“Sepanjang pertandingan ini, masing-masing dari kami bisa menghasilkan lebih banyak gol. Saya akan memberikan musim kami nilai 9/10 yang bisa menjadi 10/10 jika kami telah melangkah lebih jauh di Liga Champions,” tukasnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.