Bayern Munich Menyerah Kejar Kai Havertz

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 04 Agustus 2020 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 51 2256580 bayern-munich-menyerah-kejar-kai-havertz-XvUXmEEB8R.jpg Kai Havertz (Foto: Twitter Bayer Leverkusen)

MUNICH – Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness, telah mengonfirmasi mundur dalam mengejar bintang Bayern Leverkusen, Kai Havertz. Ia telah mengesampingkan kemungkinan untuk merekrut Havertz pada musim panas ini.

Havertz sendiri telah muncul sebagai salah satu talenta paling cemerlang di sepakbola Eropa. Sejak datang di utama Bayer Leverkusen pada 2016, Havertz total telah mencetak 45 gol dalam 148 penampilan di semua kompetisi.

Kai Havertz

Sebanyak 17 dari 45 gol pun datang dari musim gemilangya yakni pada 2019-2020. Ia juga telah menyumbangkan sembilan assist untuk membantu Leverkusen finis di urutan kelima pada Liga Jerman musim ini.

Terlepas dari kenyataan bahwa pemain berusia 21 tahun itu masih memiliki kontrak dua tahun, tetapi ia diperkirakan akan meninggalkan klub. Terlebih lagi, banyak klub yang merasa tertarik padanya, termasuk Bayern.

Baca juga Chelsea Takkan Nyesel jika Beli Kai Havertz

Klub-klub seperti Real Madrid, Juventus, dan Manchester United pun telah dikaitkan dengan Havertz dalam beberapa bulan terkahir. Tetapi, kini Chelsea yang diyakini sangat kuat untuk mendapatkan jasa Havertz pada bursa transfer musim panas ini.

Bayern sendiri juga telah diperdebatkan sebagai kemungkinan tujuan klub baru untuk Havertz. Namun, juara Liga Jerman 2019-2020 telah menegaskan untuk menolak soal kemungkinan tersebut. Walaupun, mereka mengaku kagum dengan kualitas Havertz.

Akan tetapi, Bayern sendiri telah melakukan pengeluaran besar dengan 49 juta euro untuk membawa Leroy Sane ke Allianz Arena dari Man City. Karena itu, Hoeness tidak bisa membayangkan adanya lagi kesepakatan uang besar jika ingin merekrut Havertz.

“Saya yakin bahwa setelah Leroy Sane tidak akan ada transfer besar pada tahun ini,” ungkap Hoeness, mengutip dari Goal, Selasa (4/8/2020).

Kai Havertz

“Itu tidak ada hubungannya dengan kualitas Havertz. Kami semua berpikir ia adalah pemain yang sangat-sangat bagus,” tambahnya.

“Tetapi, dalam periode Corona setelah transfer hampir 50 juta, harga 70, 80 juta atau lebih saya tidak bisa membayangkan hal itu. Kecuali kita mengamankan pembiayaan balik melalui penjualan pemain,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini