“Kami saling menyapa karena kami mengantar anak kami ke sekolah yang sama dan kami berbicara sekitar lima menit. Itu lantas memunculkan rumor karena di luar sana ada banyak tim yang menginginkan saya,” tambahnya.
“Ketika wartawan bertanya pada saya, saya ingin segera mengakhirinya. Saya tidak bermaksud untuk bersikap tidak hormat kepada Barcelona. Anda bisa melihat segala sesuatunya dengan cara berbeda,” lanjutnya.

“Espanyol telah membesarkan nama saya, namun saya tidak arogan dan saya tidak suka untuk membuat pernyataan seperti itu,” sambung pelatih berusia 48 tahun tersebut.
“Mungkin sekarang saya takkan melakukannya karena dalam hidup Anda takkan pernah tahu apa yang akan terjadi,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)