Demi Masa Depannya di Man City, Guardiola Janji Akan Kalahkan Madrid

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 21 Juli 2020 03:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 261 2249505 demi-masa-depannya-di-man-city-guardiola-janji-akan-kalahkan-madrid-1guzktoT9o.jpg Pelatih Manchester City, Josep Guardiola. (Foto: Twitter Premier League)

MANCHESTER – Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, mengaku sangat senang karena pada musim depan akan menjadi tahun kelimanya melatih klub berjuluk The Citizens tersebut. Sebelumnya, Guardiola mengaku tak pernah sekali pun berada di satu klub selama itu semenjak dirinya memutuskan menjadi pelatih utama suatu tim.

Karena itulah, Guardiola ingin memberikan sebuah apresiasi kepada Man City karena telah memercayainya selama empat tahun terakhir ini. Pelatih asal Spanyol itu tepatnya ingin memberikan Man City sebuah trofi yang sudah lama mereka incar, yakni Liga Champions.

Tentunya Guardiola masih sangat berpeluang untuk mewujudkan impiannya tersebut. Sebab saat ini Man City masih bermain di babak 16 besar Liga Champions 2019-2020. Bahkan pada leg pertamanya melawan Real Madrid di babak tersebut, Man City sudah unggul 2-1.

Baca Juga: Liga Spanyol Rampung, Zidane: Madrid Santai Sejenak Sebelum Lawan Man City

Suasana laga Madrid vs Man City

Jadi, Man City bisa dikatakan memiliki peluang yang cukup besar untuk melaju ke babak perempatfinal dan impian Guardiola itu pun bisa saja terwujud di musim ini. Semua keinginan Guardiola itu lantas membuat semakin tak sabar untuk segera menghadapi Madrid di leg kedua nanti, yang mana akan berlangsung pada Sabtu 8 Agustus 2020 dini hari WIB.

“Saya merasa sangat bersemangat menyambut dua pekan ke depan. Sebab kami akan mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan melawan Real madrid dan hal itu membuat saya semakin bersemangat untuk menyambut kompetisi musim depan,” kata Guardiola, dilansir dari Sportskeeda, Selasa (20/7/2020).

“Ini (meraih trofi Liga Champions) akan menjadi sebuah tantangan untuk saya. Sebelumnya, saya tidak pernah berada di satu klub sampai lima tahun lamanya. Jadi, itu semua akan menjadi sebuat tantangan sekaligus menjadi ajang pembuktian saya untuk menghadapi musim depan,” tambahnya.

Wajar memang jika Guardiola ngotot untuk membawa Man City menjuarai Liga Champions. Sebab selama menangani Man City sejak Juli 2016 silam, hanya trofi Liga Champions yang belum pernah dirasakan Man City.

Hal tersebutlah yang pada akhirnya membuat Guardiola penasaran dan makin tak sabar untuk segera meraih trofi yang diidam-idamkannya bersama Man City itu. Tentunya Guardiola tak mau kejadian seperti di Bayern Munich terulang kembali, di mana ia gagal membawa klub berjuluk The Bavarians itu menjuarai Liga Champions.

Menarik memang melihat bagaimana perjalanan Guardiola dan Man City di Liga Champions musim ini. Apakah yang mereka bakal sanggup mempertahankan keunggulan atas Madrid dan melaju ke perempatfinal? Atau justru mereka bakal kalah dari Madrid dan tersingkir dari kompetisi si Kuping Besar tersebut?

Suasana laga Madrid vs Man City

Satu hal yang pasti, Man City sedikit agak diuntungkan jelang laga melawan Madrid karena mereka masih bermain di dua pertandingan Liga Inggris. Hal tersebut jelas membuat para pemainnya masih dalam keadaan yang baik untuk bertanding.

Sementara Madrid, dipastikan bakal menganggur alias tidak ada pertandingan yang dimainkan lagi sampai awal Agustus nanti karena kompetisi La Liga Spanyol 2019-2020 telah resmi berakhir. Kini, yang menjadi PR Guardiola hanyalah menjaga stamina para pemainnya jelang menghadapi Madrid.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini