DORTMUND – Direktur Borussia Dortmund, Michael Zorc, membantah kabar Jadon Sancho terbang ke Manchester, Inggris untuk mengurus perpindahan saat menjalani lockdown. Ia juga menyangkal bahwa karantina dan cedera merupakan kedok bagi mereka untuk menutupi proses tersebut.
Zorc mengatakan pemain berusia 20 tahun tersebut telah berada di Dortmund selama berminggu-minggu dan tidak ada kegiatan terbang ke Inggris. Ia menjelaskan Sancho absen latihan karena sang pemain berposisi winger itu benar-benar mengalami cedera betis.

“Sepengetahuan kami, Jadon telah berada di Dortmund selama berminggu-minggu,” ungkap Zorc, mengutip dari Goal, Jumat (5/6/2020).
Baca juga Soal Aksi Solidaritas George Floyd, DFB Tak Jadi Beri Hukuman kepada Sancho Dkk
“Saya bahkan membaca bahwa kami telah memasukkannya ke karantina selama dua minggu dan memalsukan cedera. Saya hanya bisa mengatakan itu sepenuhnya salah,” tambahnya.