“Saya melihat para pemain memainkan permainan dengan semua elemen khusus untuk sepakbola, yaitu kontak dan tekel. Kemudian, kami melihat di tribun pemain pengganti berjarak dua meter dari satu sama lain. Jujur, saya tidak mengerti. Mereka berada di tempat yang sama, ada kemungkinan akan ikut bermain kapan saja. Di tribun (kosong), apakah risikonya meningkat? Sungguh inkonsistensi. Saya tidak suka itu,” paparnya.
Walau masih ada pro-kontra soal kesehatan dan keselamatan dalam pertandingan, tetapi langkah Bundesliga akan diikuti oleh liga-liga top Eropa lainnya dalam waktu dekat. Liga Inggris dan Liga Spanyol dikabarkan akan memulai kembali kompetisi musim ini pada pertengahan Juni mendatang.
(Ramdani Bur)