Selebrasi Berkelompok Dilarang, Penyerang Monchengladbach Pikirkan Cara Merayakan Gol

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 11 Mei 2020 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 11 51 2212364 selebrasi-berkelompok-dilarang-penyerang-monchengladbach-pikirkan-cara-merayakan-gol-3yipaD4yZm.jpg Otoritas Liga Jerman melarang selebrasi berpelukan dan berkelompok (Foto: Twitter/@borussia_en)

MONCHENGLADBACH – Liga Jerman 2019-2020 siap bergulir kembali akhir pekan ini. Sejumlah penyesuaian akan diterapkan demi memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pelaku dunia sepakbola di Jerman, salah satunya adalah pelarangan berkerumun saat merayakan gol.

Protokol kesehatan yang ketat akan diberlakukan Liga Jerman 2019-2020 hingga musim ini berakhir. Selain menggelar laga tanpa penonton, beberapa kebijakan lain tengah dimatangkan. Kebijakan jaga jarak diharapkan tetap berlaku ketika pertandingan sepakbola.

Baca juga: Tanpa Penonton, Dortmund vs Schalke Tetap Panas

Selebrasi gol berkelompok dilarang di Liga Jerman

Mengingat sepakbola penuh dengan kontak fisik, maka pembatasan hanya bisa dilakukan untuk selebrasi gol. Pihak operator melarang adanya selebrasi berkelompok. Tentu saja, aturan tersebut akan membuat perayaan gol menjadi hambar.

Namun, penyerang Borussia Monchengladbach, Alassane Plea, tidak kehabisan akal. Pemain berkebangsaan Prancis itu memastikan selebrasi gol akan tetap meriah seperti biasa. Karena itu, dirinya tengah memikirkan cara ampuh agar tidak melibatkan kontak fisik saat merayakan gol dengan rekan setim.

“Kami sudah rindu pada sepakbola. Kami sangat siap dan senang untuk memulai lagi. Kami sudah berbicara soal selebrasi gol. Kami tidak melompat bersama rekan setim. Jadi, kami akan melakukannya dengan sedikit berbeda. Kami sudah menyiapkan beberapa selebrasi,” tutur Alassane Plea, dikutip dari laman resmi Bundesliga, Senin (11/5/2020).

Penyerang berusia 27 tahun itu memang pantas memikirkan soal selebrasi. Sebab, Alassane Plea adalah top skor sementara Borussia Monchengladbach dengan torehan delapan gol. Bukan tidak mungkin eks didikan Olympique Lyon itu menambah pundi-pundi golnya musim ini untuk The Foals.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini