Barcelona Disarankan Rekrut Firmino daripada Lautaro Martinez

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 09 Mei 2020 04:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 09 51 2211329 barcelona-disarankan-rekrut-firmino-daripada-lautaro-martinez-4oYaQ8Nmba.jpg Roberto Firmino lebih cocok untuk Barcelona (Foto: Premier League)

MONTREALBarcelona santer dirumorkan ingin merekrut Lautaro Martinez pada bursa transfer musim panas 2020. Namun, eks penggawa Blaugrana, Bojan Krkic, justru menyarankan agar membajak Roberto Firmino dari Liverpool.

Rumor ketertarikan Barcelona pada Lautaro Martinez sudah berhembus kencang sejak beberapa waktu lalu. Penyerang asal Argentina itu dinilai cocok untuk memimpin lini depan guna menggantikan Luis Suarez yang sudah menua.

Baca juga: Pjanic Dikabarkan Setuju Pindah ke Barcelona demi Juventus

Lautaro Martinez kurang cocok dengan Barcelona (Foto: Twitter/@inter)

Catatan 16 gol dari 31 pertandingan sudah cukup untuk membuktikan kapasitas Lautaro Martinez. Akan tetapi, Bojan Krkic menilai pemain berjuluk Il Toro itu tidak akan cocok dengan gaya bermain Barcelona. Sebab, ada potensi pria berusia 22 tahun itu akan dimainkan di sisi lapangan.

Hal tersebut sudah terlihat pada Antoine Griezmann. Keran gol Grizou macet sejak hengkang dari Atletico Madrid. Sebab, perannya sebagai penyelesai akhir terkebiri. Karena itu, Bojan menyarankan agar Barcelona merekrut Roberto Firmino yang bisa berperan sebagai penopang striker lain.

“Inter jarang mengambil inisiatif permainan dan itu membuat saya berpikir bagaimana Lautaro bisa menghuni area yang secara natural bukan miliknya. Jika harus menyebut nama, saya mungkin memilih Firmino, seorang pemain yang menjadi penghubung dengan mobilitas tinggi,” terang Bojan Krkic, disitat dari Goal, Sabtu (9/5/2020).

Menurut pria berkebangsaan Spanyol itu, Lautaro Martinez cocok dengan gaya bermain Inter Milan yang mengandalkan serangan balik. Namun, gaya bermain dengan operan pendek serta permutasi posisi, tidak akan cocok dengannya. Karena itu, Roberto Firmino dianggap lebih pas. Sebab, mobilitasnya cukup tinggi sesuai gaya bermain yang diterapkan Jurgen Klopp di Liverpool.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini