Madrid vs Man City, Guardiola Lewati Rekor Ferguson dan Mourinho di Liga Champions

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 08:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 27 261 2174779 madrid-vs-man-city-guardiola-lewati-rekor-ferguson-dan-mourinho-di-liga-champions-atxR5yh07f.jpg Guardiola pelatih tersukses di fase gugur Liga Champions. (Foto: @OptaJose)

MADRID – Josep Guardiola mencetak rekor setelah membawa Manchester City menang 2-1 atas Real Madrid di leg I babak 16 besar Liga Champions 2019-2020, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB. Guardiola tercatat sebagai pelatih tersukses di fase gugur Liga Champions, mengalahkan pelatih-pelatih top macam Sir Alex Ferguson, Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti.

Keberhasilan Man City menumbangkan Madrid 2-1 merupakan kemenangan ke-28 Guardiola di fase gugur Liga Champions. Hal itu terhitung semenjak Guardiola turun di ajang Liga Champions dalam kapasitasnya sebagai pelatih pada 2008-2009.

Manchester City

Sebelumnya, Guardiola menyandang status di atas bersama tiga pelatih lainnya yakni Ferguson, Mourinho dan Ancelotti. Berkat kemenangan Man City atas Madrid dini hari tadi, Guardiola berdiri sendirian menyandang status tersukses.

BACA JUGA: Madrid vs Man City, Guardiola Sanjung Keberanian De Bruyne Eksekusi Penalti

Pencapaian yang dicetak Guardiola bisa dibilang istimewa. Sebab, Guardiola mencetak rekor di usia yang masih terhitung muda untuk ukuran seorang pelatih, yakni 49 tahun. Bahkan, pelatih sekaliber Ferguson baru mengemas kemenangan ke-27 di usia 71 tahun tatkala menangani Manchester United pada 2012.

Hanya saja, soal jumlah trofi Guardiola masih kalah ketimbang Ancelotti. Ancelotti tercatat memenangkan tiga trofi Liga Champions, tepatnya pada 2002-2003, 2006-2007 dan 2013-2014. Sementara itu, Guardiola sudah memenangi dua trofi si Kuping Besar, bersanding dengan Ferguson dan Mourinho.

Peluang Guardiola memanangkan trofi ketiganya musim ini cukup besar. Sebab, Guardiola sudah mematangkan fokus penuh ke Man City ajang Liga Champions, kompetisi yang belum pernah mereka menangi semenjak berdiri pada 1894.

Ditambah lagi, ada potensi Man City takkan bisa ambil bagian di Liga Champions dalam dua musim ke depan imbas hukuman dari UEFA. Karena itu, Man City bakal berjuang habis-habisan demi mengakhiri musim ini dengan trofi Liga Champions.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini