Ada dendam tersendiri memang antara Di Maria dan manajemen Madrid. Pada musim panas 2014, Di Maria ngotot ingin bertahan bersama Madrid. Namun, manajemen Madrid kekeuh untuk melepas Di Maria ke Manchester United, sebelum akhirnya semusim kemudian hengkang ke PSG.

Karena itulah, tidak mengherankan Di Maria membawa pulang match ball ke rumah. Ia ingin mengenang bola tersebut sebagai tanda dirinya pernah membobol gawang Madrid. Terlebih pada 2017-2018, PSG sempat disingkirkan Madrid di babak 16 besar Liga Champions.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.