nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Timnas Indonesia U-19 Lemah di Bola Mati, Fakhri Sudah Antisipasi

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 12:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 11 51 2103385 timnas-indonesia-u-19-lemah-di-bola-mati-fakhri-sudah-antisipasi-fa7LHNjvqW.jpg Bagus Kahfi saat berduel udara dengan pemain Iran. (Foto: PSSI)

YOGYAKARTA – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19, Fakhri Husaini, mengaku sudah mengantisipasi kelemahan yang dimiliki timnya, yakni menghadapi situasi bola mati atau set-piece lawan. Hal itu jelang menghadapi Iran di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta pada Rabu (11/9/2019) pukul 15.30 WIB.

Sebelum bertemu sore nanti, Timnas Indonesia U-19 dan Iran sudah bersua pada Sabtu 7 September di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Saat itu, Iran menang 4-2 atas Indonesia, meski sang tuan rumah sempat menahan tim tamu dengan skor 1-1 ketika babak kedua baru dimulai.

David Maulana

Kekalahan itu memperlihatkan kelemahan Indonesia saat mengantisipasi bola mati lawan. Sebab, tiga dari empat gol yang dibuat Iran diciptakan dari situasi bola mati. Gol pertama Iran tercipta lewat eksekusi penalti.

BACA JUGA: Timnas Indonesia U-19 vs Iran Jilid II, Fakhri Masih Lakukan Rotasi Pemain

Kemudian, gol kedua diciptakan lewat sepak pojok. Sementara itu, gol ketiga Iran tercipta lewat tendangan bebas tidak langsung. Karena itu, Fakhri sudah memperbaiki kelemahan yang dimiliki timnya jelang menghadapi laga nanti.

“Kami juga akan antisipasi beberapa kesalahan. Terutama ketika bola mati. Kami asah terus lini pertahanan kami. Tapi yang terpenting pemain harus lebih berani lagi ketika duel dengan lawan,” kata Fakhri mengutip dari laman resmi PSSI, Rabu (11/9/2019).

Amiruddin Bagus Kahfi

Fakhri juga mengomentari desakan pencinta sepakbola Tanah Air yang mengkritik gaya permainan Timnas Indonesia U-19 di laga kontra Iran. Di laga tersebut, Timnas Indonesia U-19 bermain terlalu bertahan, sangat berbeda jika dibandingkan laga-laga skuad Garuda Nusantara sebelumnya.

“Tidak ada yang salah dengan permainan counter attack. Sudah tidak asing, ketika tim harus bertahan, kita juga harus siapkan solusi untuk mendapatkan gol. Kami memiliki pemain dengan kecepatan dan akselerasi baik. Kami harus memanfaatkan potensi tersebut. Dan yang pasti kita akan main dengan gaya kita sendiri, dan memberikan yang terbaik di setiap laga,” tutup Fakhri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini