MONACO – Chelsea meminjamkan Tiemoue Bakayoko ke AS Monaco untuk musim 2019-2020 dengan opsi pembelian permanen. Bakayoko yang pernah tiga musim membela Monaco sebelum pindah ke Chelsea pada musim panas 2017 tentu amat senang dengan transfer ini.
Pasalnya, Monaco adalah klub yang berjasa untuk menaikkan pamor Bakayoko di sepakbola Eropa. Penampilan Bakyoko bersama Monaco memuncak di musim 2016-2017 ketika mampu meraih gelar juara Liga Prancis kedelapan sekaligus merusak dominasi Paris Saint-Germain (PSG).

Pada musim itu juga Bakyako akhirnya mendapatkan panggilan membela Tim Nasional (TimnaS) Prancis pertama kalinya. Setelah itu, Bakayoko pun ditransfer ke The Blues –julukan Chelsea– dengan mahar 40 juta euro (sekira Rp625 miliar).
BACA JUGA: Chelsea Tak Punya Alasan Pertahankan Bakayoko
Bakayoko langsung menerima kontrak selama empat musim tetapi perjalanan kariernya bersama Chelsea tidaklah mulus. Bakayoko kesulitan untuk menembus tim utama Chelsea sehingga harus dipinjamkan ke AC Milan selama satu musim penuh.

Saat kembali ke Chelsea, Bakayoko juga gagal merebut hati Pelatih baru Chelsesa, Frank Lampard, sehingga lebih memilih untuk dipinjamkan ke Monaco. Bakayoko berjanji akan memberikan kemampuan terbaiknya untuk Monaco seperti beberapa musim lalu.
“Saya sangat senang kembali ke AS Monaco, sebuah klub tempat saya menyimpan kenangan indah. Sejak 2017, saya memiliki kesempatan untuk memiliki dua pengalaman yang sangat bagus bersama Chelsea dan Milan,” ujar Bakayoko seperti yang dikutip dari laman resmi Monaco, Minggu (1/9/2019).
“Saya berharap dapat mengintegrasikan diri secepat mungkin dalam tim ini, dalam lingkungan yang sudah saya tahu, dan terutama dengan keinginan untuk membawa apa yang saya tahu yakni bagaimana membuat musim yang baik ke dalam tim,” pungkasnya.
(Andika Pratama)