nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Incaran Man United Ini Masih Menanti Pinangan Bayern

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 04:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 12 51 2077855 inacaran-man-united-ini-masih-menanti-pinangan-bayern-s6nYHMY6Iw.jpg Danilo D'Ambrosio vs Steven Bergwijn (Foto: AFP)

EINDHOVEN – Salah satu pemain yang saat ini dikabarkan tengah mencari incaran Manchester United adalah winger PSV Eindhoven, Steven Bergwijn. Akan tetapi, menurut penuturan dari sang agen, Fulco van Kooperen, Bergwijn justru sedang menanti pinangan dari Bayern Munich.

Saat ini Bayern sejatinya sedang mencari winger baru karena mereka baru saja ditinggal oleh Arjen Robben dan Franck Ribery. Adapun yang menjadi incaran utama Bayern adalah winger Manchester City, Leroy Sane.

Baca juga: Bukan Hanya Lukaku, Inter Juga Inginkan Matic dari Man United

Leroy Sane diincar oleh Bayern Munich

Sementara itu, Bergwijn hanya dijadikan alternatif jika Bayern gagal mendapatkan tanda tangan Sane. Hal itulah yang membuat Bergwijn pada akhirnya menanti-nantikan tawaran dari Bayern karena ia antusias untuk bergabung dengan The Bavarian.

“Kami tidak pernah, tidak pernah mengatakan kami kehilangan kesabaran. Bayern adalah klub yang hebat dan besar dan bagus, mereka menyukai Steven. Mereka dapat mengambil semua waktu yang mereka butuhkan. Di sisi lain, bukan rahasia lagi bahwa ada lebih banyak klub yang menyukainya," terang Van Kooperen, mengutip dari Goal, Jumat (12/7/2019).

Kendati demikian, berdasarkan penuturan Bergwijn sendiri, ia sebenarnya tidak terburu-buru untuk meninggalkan PSV. Karena, saat ini ia masih berusia 21 tahun. Usia tersebut tentunya masih terbilang muda untuk membela klub elite Eropa seperti Bayern maupun Man United.

Steven Bergwijn menjadi incaran Man United dan Bayern

“Manchester United jelas merupakan klub yang bagus. Saya masih berusia 21 dan saya tidak terburu-buru meninggalkan PSV. Itu harus menjadi klub yang baik yang memiliki rencana yang jelas dengan saya. Saya juga berpikir bahwa ketika Anda bergabung dengan klub baru, mungkin tim yang lebih baik, Anda secara otomatis meningkatkan permainan Anda karena level pemain lain di lapangan pelatihan,” jelas Bergwijn.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini