
Setelah membuat keajaiban itu, Liverpool berhadapan dengan Tottenham Hotspur di partai puncak. Tim asuhan Jurgen Klopp itu menyegel kemenangan 2-0 atas Tottenham sehingga meraih trofi Liga Champions keenam.
“Di Anfield mereka semua berpikir satu gol (untuk Barcelona) dan itu akan dilakukan. Tapi saya yakin para pemain Barcelona tahu bahwa Anfield adalah Anfield. Tanda yang mengatakan ‘This is Anfield’ bukan pemasaran semata,” ujar Guardiola, seperti yang dikutip dari Daily Star, Selasa (2/7/2019).
"Anfield memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh stadion lain di dunia. Liverpool mencetak gol melawan Barca dan dalam lima menit berikutnya mereka seperti akan membuat empat lagi. Anda terlihat kecil, Anda melihat pemain lawan di mana-mana. Apa yang terjadi pada Barcelona sama dengan kami. Kami semua menderita itu,” tambah Guardiola.
“Mereka menertawakan saya ketika kami tertinggal 3-0 pada 15-20 menit pertama di Anfield dalam perempatfinal Liga Champions (2017-2018). Ada satu hal yang harus dipelajari Barcelona dari kekalahan itu yakni bukan hanya mereka yang ingin memenangkan Liga Champions. Yang lain juga menginginkannya,” pungkasnya.
(Andika Pratama)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.