Guardiola Akui Sisi Magis Kandang Liverpol, Anfield Stadium

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 02 Juli 2019 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 02 45 2073749 guardiola-akui-sisi-magis-kandang-liverpol-anfield-stadium-xXPler59Ah.jpg Susana Anfield (Foto: UEFA)

MANCHESTER –Manchester City dan Manchester United adalah dua tim yang tak kalah saat bertandang ke markas Liverpool, Anfield Stadium, di Liga Inggris 2018-2019. Pelatih Man City, Josep Guardiola, mengaku tak mudah bagi tim asuhannya untuk merebut satu poin dari Anfield.

Guardiola mengakui bahwa Anfield memiliki sisi magis yang mampu membuat tim mana pun terlihat kecil di hadapan Liverpool. Pelatih berpaspor Spanyol itu menyebut haram bagi tim tamu untuk kebobolan lebih dulu oleh Liverpool di Anfield. Sebab, setelah itu mental pemain akan jatuh sehingga merasa gol-gol berikutnya akan hadir.

Luis Suarez vs Virgil van Dijk (Foto: UEFA)

Guardiola menilai semua tim di Liga Inggris tahu betapa menakutkannya bermain lawan Liverpool di Anfield. Oleh sebab itu, juru taktik berusia 48 tahun tersebut maklum dengan nasib apes Barcelona kala melawan Liverpool di Anfield.

BACA JUGA: Perwakilan Lovren Telah Tiba di Italia untuk Bernegosiasi dengan Milan

Barcelona bertemu Liverpool di semifinal Liga Champions musim lalu. Barcelona mampu menang telak 3-0 atas Liverpool pada leg I yang berlangsung di Camp Nou. Hasil itu membuat Barcelona diunggulkan untuk melaju ke partai puncak.

Namun, keadaan berubah 360 derajat saat Barcelona bertandang ke Anfield. Permainan Barcelona yang sejati tak keluar sehingga tim asuhan Ernesto Valverde itu pun harus menerima kekalahan telak 0-4 dari Liverpool sehingga gugur karena kalah agregat 3-4.

Liverpool (Foto: UEFA)

Setelah membuat keajaiban itu, Liverpool berhadapan dengan Tottenham Hotspur di partai puncak. Tim asuhan Jurgen Klopp itu menyegel kemenangan 2-0 atas Tottenham sehingga meraih trofi Liga Champions keenam.

“Di Anfield mereka semua berpikir satu gol (untuk Barcelona) dan itu akan dilakukan. Tapi saya yakin para pemain Barcelona tahu bahwa Anfield adalah Anfield. Tanda yang mengatakan ‘This is Anfield’ bukan pemasaran semata,” ujar Guardiola, seperti yang dikutip dari Daily Star, Selasa (2/7/2019).

"Anfield memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh stadion lain di dunia. Liverpool mencetak gol melawan Barca dan dalam lima menit berikutnya mereka seperti akan membuat empat lagi. Anda terlihat kecil, Anda melihat pemain lawan di mana-mana. Apa yang terjadi pada Barcelona sama dengan kami. Kami semua menderita itu,” tambah Guardiola.

“Mereka menertawakan saya ketika kami tertinggal 3-0 pada 15-20 menit pertama di Anfield dalam perempatfinal Liga Champions (2017-2018). Ada satu hal yang harus dipelajari Barcelona dari kekalahan itu yakni bukan hanya mereka yang ingin memenangkan Liga Champions. Yang lain juga menginginkannya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini