nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Juventus Dinilai Sulit Ulangi Juara Liga Italia 8 Kali Beruntun

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 21 April 2019 10:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 21 47 2046030 juventus-dinilai-sulit-ulangi-juara-liga-italia-8-kali-beruntun-7pIbbFr5Gk.jpg Skuad Juventus merayakan scudetto di ruang ganti (Foto: Laman resmi Juventus)

TURIN – Rekor dicatatkan Juventus usai resmi merengkuh gelar juara Liga Italia 2018-2019. Gelar tersebut merupakan scudetto kedelapan yang diraih Si Nyonya Tua secara beruntun sejak 2011-2012. Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved, yakin prestasi tersebut akan sulit diulangi lagi.

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan memastikan gelar juara Liga Italia 2018-2019 usai menaklukkan Fiorentina 2-1 pada Minggu (21/4/2019) dini hari WIB. Selisih 20 poin dengan sisa lima pertandingan lagi sudah mustahil dikejar oleh Napoli, peringkat dua klasemen sementara.

Pesta langsung digelar di Stadion Allianz tempat laga berlangsung setelah wasit meniup peluit panjang. Kesuksesan tersebut membuat Juventus memecahkan rekor gelar juara beruntun, tidak hanya di Italia, tetapi juga Eropa, sebuah catatan yang menurut Nedved akan sulit diulangi.

Skuad Juventus merayakan gelar juara di ruang ganti (Foto: Laman resmi Juventus)

(Baca juga: Chiellini Puji Dampak Besar Ronaldo untuk Juventus Musim Ini)

“Menjaga rentetan kemenangan sepanjang itu tidak hanya sulit, tetapi juga mustahil. Menurut saya, kemenangan beruntun ini tidak mungkin bisa diulangi lagi, terutama di Italia, tempat yang sulit menjuarai liga,” ujar Pavel Nedved, mengutip dari Football Italia, Minggu (21/4/2019).

“Kami memenanginya secara beruntun karena memiliki pemain-pemain dan dua pelatih yang hebat, tetapi di atas itu semua, mentalitas juara Juventus. Seluruh elemen klub pantas mendapat pujian karena sungguh gila memenangi semua trofi ini,” imbuh pria asal Republik Ceko itu.

Pavel Nedved

Secara resmi, total scudetto Juventus mencapai 35 buah. Namun, Juventini –penggemar Juventus- yakin tim kesayangannya sudah meraih 37 gelar, di mana dua di antaranya dicabut oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC), yakni 2004-2005 dan 2005-2006 sebagai hukuman kasus Calciopoli.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini