nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Bakayoko Tinggalkan Chelsea dan Enggan Kembali

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 16 Februari 2019 22:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 02 16 51 2018957 ini-alasan-bakayoko-tinggalkan-chelsea-dan-enggan-kembali-TYoY6Tmy3I.jpg Tiemoue Bakayoko (Foto: Twitter AC Milan)

BERGAMO – Sejak bergabung dengan AC Milan pada bursa transfer musim panas 2018, Tiemoue Bakayoko kembali menemukan perfoma terbaiknya lagi. Ia pun mengaku senang dengan kepindahannya ke Milan dari Chelsea, meski saat ini hanya berstatus sebagai pemain pinjaman. Kendati begitu, Bakayoko berharap agar terus bisa berada di Milan.

Bakayoko sebenarnya adalah salah satu pemain yang diboyong Chelsea dengan harga fantastis di bursa transfer musim panas 2017. Akan tetapi, harus disayangkan karena musim perdananya di Chelsea tak berjalan mulus. Gelandang berpaspor Prancis itu mengalami cedera dan ketika kembali berlaga, ia tak mampu menampilkan performa terbaiknya.

(Baca juga: Andre Silva Hadapi Kegalauan Pilih AC Milan atau Sevilla)

Tiemoue Bakayoko

Dengan kondisi itu, Bakayoko pun harus puas hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Ia bahkan merasa kalau kehadirannya di Chelsea sudah tidak dibutuhkan lagi. Maklum saja, pasalnya kala itu di Chelsea terdapat sejumlah gelandang top dunia, seperti N’Golo Kante dan Cesc Fabregas. Ditambah lagi, mereka juga merekrut Jorginho dan Mateo Kovacic. Itulah yang membuat Bakayoko memutuskan hengkang.

“Saya meninggalkan Chelsea karena saya merasa bahwa klub tidak menginginkan saya lagi. Tentu saja saya minta maaf. Saya sudah berada di sana selama setahun, tidak berjalan seperti yang saya harapkan. Itu adalah keputusan yang sederhana dan sulit pada saat yang sama diambil karena Chelsea adalah Chelsea dan saya tidak berpikir saya telah menunjukkan keahlian saya, jadi itu tidak menyenangkan,” ungkap Bakayoko, menukil dari Calcio Mercato, Sabtu (16/2/2019).

Tiemoue Bakayoko

“Itu adalah keputusan yang mudah, bukan karena saya berpikir pelatih tidak mengandalkan saya, namun Milan sulit untuk ditolak. Saya tiba di Milan dan saya bertemu Maldini, legenda. Sungguh istimewa berada di depannya. Berjalan ke kantor dan melihat piala. Mengenal Milan dan memiliki pengalaman di Milan setiap hari adalah hal yang berbeda. Anda tahu itu bukan sembarang klub , Anda tahu Anda berada di tim pemenang, dengan papan buletin penuh piala,” lanjutnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini