Pasalnya, Solskjaer memberikan kebebasan kepada penyerang Man United untuk berkreasi demi membobol gawang lawan. Hal itu tak ditemukan ketika era Mourinho karena pelatih berpaspor Portugal itu lebih mengedepankan pertahanan.

“Para penyerang kami secara keseluruhan sangat menikmati bermain dekat kotak (penalti) lawan. Kami menciptakan banyak peluang dan menjadi tim protagonis di setiap pertandingan - jadi kami benar-benar bahagia,” ujar Herrera, seperti yang diwartakan Sportbible, Kamis (24/1/2019).
"Tapi ini hanya pertandingan (ketujuh) dan kami harus menjaga keseimbangan dengan benar, untuk tetap menang serta melakukan apa yang kami harus diperbuat. Saya pikir kami akan mengalami waktu dan pertandingan yang sulit. Jadi mari lihat bagaimana kami bereaksi dan berjuang melawan keadaan itu,” tutup pemain berusia 29 tahun itu.
(Andika Pratama)