nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Atep yang Kaget Didepak dari Persib

CDB Yudistira, Jurnalis · Selasa 15 Januari 2019 07:55 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 01 15 49 2004548 cerita-atep-yang-kaget-didepak-dari-persib-nQrc8S5yR9.jpg Atep saat masih membela Persib. (Foto: Koran Sindo/Dede Arip Rachman)

BANDUNG - Atep Rizal mengaku sangat kaget saat mengetahui dirinya didepak dari skuad Persib Bandung, yang mana informasi itu ia dapati pada Minggu 13 Januari 2019 lalu. Ia kaget karena jasa dan pengabdiannya dalam 10 tahun di klub harus berakhir dengan cara tragis seperti itu.

Pemilik nomor punggung 7 itu pun mengaku terkejut dengan keputusan manajemen dan tim pelatih. Apalagi, keputusan untuk tak diperpanjang kontraknya dengan Persib itu dilakukan secara mendadak.

"Mengejutkan juga. Memang saya sudah memprediksi sudah ke arah sana (tidak akan diperpanjang), tapi mengejutkannya di detik terakhir keputusannya seperti itu," kata Atep di Stadion Persib, Bandung, Selasa (15/1/2019).

Baca Juga: Srdan Lopicic Jawab Kritik dan Keraguan Bobotoh

Atep mengaku dihubungi manajemen pada Sabtu 12 Januari 2019 lalu, di mana kontraknya tidak akan diperpanjang melalui sambungan telepon. Sontak, kabar itu membuatnya merasa tak percaya. Atep bahkan mengaku menangis menerima kenyataan terdepan dari klub yang sangat dicintainya. Tapi, ia berusaha tegar menghadapinya.

Saat berbincang dengan wartawan, raut kesedihan masih terlihat di wajah pemain berjuluk 'Lord Atep' itu. Sesekali, matanya pun terlihat berkaca-kaca dan ia harus menarik napas panjang. Kini, ia akan membawa kebanggaan dalam hatinya. Sebab, ia turut menjadi bagian penting dalam kejayaan Persib, terutama saat menjuarai ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.

"Momen yang paling tidak bisa saya lupakan adalah ketika mimpi saya ke Persib ingin membawa trofi, dan itu berhasil tahun 2014. Itu momen pasti yang akan diingat abadi oleh saya," tutur Atep.

Raihan gelar juara itu setidaknya membuat rasa penasaran Atep sirna. Sebab, saat ia bersama Persib, tim mampu berprestasi. Apalagi, saat meraih gelar juara ia berstatus sebagai kapten tim.

"Saya tidak terlalu bersedih karena saya sudah memberikan (seluruh kemampuan terbaik). Walaupun sedih, tapi artinya tidak terlalu penasaran karena saya sudah memberikan sesuatu untuk Persib," jelasnya.

Meski begitu, ada hal mengganjal yang dirasakannya, yaitu perjalanan tim musim lalu. Sempat diambang juara, tapi Persib tergelincir dan hanya bisa finis di posisi keempat di akhir klasemen Liga 1 2018.

"Musim kemarin saya memang salah satu pemain yang paling optimis Persib bisa juara dan rasanya kalau juara situasinya akan berbeda. Tapi di perjalanan seperti itu," ungkapnya.

"Kecewa, karena harusnya saya berada di Persib bisa meraih dua trofi liga. Tapi memang harus seperti itu," sesal Atep.

Atep pun sudah pamit kepada beberapa pemain di Persib saat mengunjungi Stadion Persib. Ia pun berencana menemui manajemen untuk pamit secara langsung.

"Saya datang ke Bandung ini dengan baik. Saya pun ingin berpisah dengan baik-baik," tandas Atep.

(RNR)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini