nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Messi Ditebus Hebei China Fortune Rp11,7 Triliun

Ramdani Bur, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 15:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 07 51 1856060 messi-ditebus-hebei-china-fortune-rp11-7-triliun-Ncexhe8z1s.jpg Messi diincar Hebei China. (Foto: REUTERS/Albert Gea)

HEBEI – Kontestan Chinese Super League (CSL), Hebei China Fortune, siap membuat gebrakan. Seperti diberitakan Daily Express, Rabu (7/2/2018), mereka siap menebus klausul pelepasan megabintang Barcelona, Lionel Messi, yang mencapai 621 juta pounds atau sekira Rp11,7 triliun.

Hebei dikenal sebagai klub royal di pasar transfer. Selain di pasar transfer, tim asuhan Manuel Pellegrini itu juga berani menggaji pemainnya dengan bayaran tinggi. Ezequiel Lavezzi yang bergabung bersama mereka sejak Januari 2016 mendapat gaji 20 juta pounds atau sekira Rp378 miliar per tahun.

Sekarang yang jadi pertanyaan, dari mana Hebei mendapatkan dana untuk mendatangkan Messi? Petinggi Hebei dilaporkan memiliki rekanan bisnis kelas kakap di China. Karena itu, nantinya Hebei akan mendapat sokongan dari perusahaan-perusahaan besar China.

BACA JUGA: Ini Perbedaan Antara Ronaldo dan Messi Versi Tevez

Tidak sampai di situ, Hebei juga disebut-sebut akan mendapat dana tambahan dari pemerintah China. Jika benar Hebei berani mengeluarkan Rp11,7 triliun, tak ada alasan bagi Barcelona untuk tidak melepas Messi. Meski nantinya mendapatkan dana berlimpah dari hasil penjualan Messi, bukan berarti Barcelona mendapatkan durian runtuh.

Blaugrana –julukan Barcelona– bisa mengambil pengalaman dari bursa transfer musim panas 2017. Saat itu, mereka mendapatkan dana besar usai menjual Neymar Jr ke Paris Saint-Germain (PSG) seharga 222 juta euro atau sekira Rp3,7 triliun. Namun, Barcelona mengeluarkan uang yang jauh lebih besar untuk mendaratkan dua pemain pengganti Neymar, yakni Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho.

BACA JUGA: Valverde: Biarkan Messi Sedikit Bernapas

Untuk mendatangkan keduanya, ditambah bonus dan lain-lain, Barcelona bisa mengeluarkan 300 juta euro atau sekira Rp5 triliun. Karena itu, Barcelona harus hati-hati dalam menyikapi transfer di atas.

Jika tak ingin kehilangan Messi, Barcelona wajib memperpanjang kontrak Messi. Itu merupakan satu-satunya cara bagi Barcelona untuk menaikkan klausul pelepasan Messi agar lebih tinggi ketimbang saat ini.

Meski begitu, melihat Messi memperpanjang kontrak bersama Barcelona dalam waktu dekat adalah hal mustahil. Hal itu karena Messi baru saja menandatangani perpanjangan kontrak pada November 2017 dan membuatnya terikat hingga 30 Juni 2021. Sekarang tinggal menunggu kelanjutan dari transfer besar yang melibatkan Hebei, Messi dan Barcelona.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini