Image

Bermain Tanpa Kreativitas, Sebab Italia Gagal Tembus Piala Dunia 2018

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 06:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 14 51 1813565 bermain-tanpa-kreativitas-sebab-italia-gagal-tembus-piala-dunia-2018-vud4ENSUZf.jpg Timnas Italia vs Swedia (AFP)

MILAN – Timnas Italia dan seluruh publik Italia tengah dirundung duka lantaran hanya bermain imbang tanpa gol kala menjamu Timnas Swedia dalam babak playoff Piala Dunia 2018 leg kedua. Pasalnya, dengan hasil tersebut, skuad Gli Azzurri dipastikan tak akan tampil dalam gelaran Piala Dunia 2018 yang dihelat di Rusia.

Sebelumnya, kala melakoni leg pertama di Swedia, Italia tunduk dengan skor 0-1. Kalah agregat 0-1 pun membuat Italia harus memumpus mimpinya tampil di kejuaraan paling bergengsi sejagat itu. Hal ini jelas mengejutkan publik dunia, mengingat Italia merupakan salah satu negara tangguh dalam kancah sepakbola.

(Baca juga: Kalah Agregat 0-1 dari Swedia, Italia Absen di Piala Dunia 2018)

Kendati begitu, bila melihat dari kolektivitas permainan yang ditunjukkan Italia dalam beberapa pertandingan terakhir mereka, hal tersebut selayaknya dapat diterima. Berbeda dari penampilan Italia pada tahun-tahun sebelumnya, beberapa waktu belakangan ini, permainan Italia justru terlihat tak berkembang.

Italia seolah kehilangan jenderal di lapangan tengah usai ditinggal pensiun Andrea Pirlo. Ya, pola permainan Italia tak lagi menekankan pada kreativitas di lapangan tengah, seperti yang sebelumnya mereka lakukan ketika masih ada Pirlo.

Italia cenderung mengandalkan kekuatan sayap mereka. Apalagi, Italia juga kerap menggunakan formasi 3-5-2, di mana sayap dari kedua sisi lebih diandalkan untuk mengembangkan permainan, ketimbang mengalirkan bola dari lini tengah.

Hal tersebut terpampang nyata di laga melawan Swedia semalam. Meskipun gelandang Italia, Jorginho, telah bermain dengan cekatan untuk mengirimkan umpan-umpan ke berbagai lini, tapi hal tersebut nyatanya masih belum cukup.

Di saat yang bersamaan, pola serangan-serangan Italia yang dibangun dari sisi sayap seolah telah dibaca oleh para pemain Swedia, sehingga mampu diantisipasi dengan baik. Ditambah lagi, Swedia juga bermain dengan disiplin dan lebih solid ketimbang apa yang ditunjukkan Italia.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini