Akan tetapi, rekan satu tim Balotelli, Sturridge, melontarkan pembelaan kepada pemain berusia 24 tahun tersebut. Penyerang Timnas Inggris itu mengungkapkan bahwa Balotelli hanya menjadi korban permainan oleh para media, sehingga banyak masyarakat yang ikut membenci.
“Mario (Balotelli) merupakan individu yang baik dan sosok yang sangat mudah diajak berteman. Saya sangat senang bekerja sama dengannya,” ucap Sturridge, seperti dikutip dari ESPN FC, Rabu (29/10/2014).
“Dia hanya pemuda biasa. Namun, orang-orang mengatakan hal yang sama dengan menganggap ia selalu berperilaku liar. Jelas ini merupakan hasil dari permainan yang ditunjukan oleh para media di sini,” sambung mantan pemain Chelsea tersebut.
“Saya pikir bukan hak kita untuk menilai orang dengan kesalahan-kesalahan yang dibuatnya. Dia baru berusia 24 tahun, dan kini dirinya sedang mencari jati diri yang sebenarnya. Jadi, menurut saya, wajar dia melakukan hal seperti itu,” tutupnya.
(Fetra Hariandja)