"Ini bukan soal medali, melainkan soal perasaan, dan itulah yang telah direnggut oleh Manchester City."
Carragher mengatakan bahwa meskipun ia memperkirakan Man City sebagai klub akan dijatuhi hukuman, para pemiliknya harus menanggung akibat atas keterlibatan mereka dengan kehilangan posisi kepemimpinan mereka.
"Klub itu pasti akan dihukum," ujarnya.
"Ada suporter, pemain, klub, dan pemilik. Bagi saya, masalah utamanya terletak pada pemilik, orang-orang yang berada di puncak hierarki klub,” tuturnya.
Carragher mengatakan, Man City adalah klub yang luar biasa. City sudah seperti itu selama seratus tahun dan akan terus demikian selama ratusan tahun ke depan.
“Namun, melihat fakta-fakta yang terungkap sekarang, saya tidak tahu bagaimana para pemiliknya bisa terus berkecimpung dalam sepak bola Inggris,” ujarnya.
Sementara itu, Manchester City membantah tuduhan pelanggaran itu. Kepala Eksekutif Manchester City, Ferran Soriano, menyebut proses ini sebagai "teori konspirasi Premier League". Klub telah mengonfirmasi akan mengajukan banding atas keputusan tersebut dan memiliki waktu hingga Jumat, 2 Oktober, untuk melakukannya.
(Erha Aprili Ramadhoni)