Adit menilai kehadiran kembali Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia tidak bisa diwujudkan hanya dari keinginan suporter. Hal ini juga harus berdasarkan pertimbangan pengurus PSSI.
“Soal STY melatih Timnas kan berdasarkan kontrak antara PSSI dan STY. Pertanyaannya, PSSI mau ga? STY mau ga? Kalau sama-sama ga mau atau salah satu mau ya ga akan tercapai kesepakatan. Ya pada akhirnya itu hanya sekadar angan-angan kan," ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)