"Nah inilah yang mau ingin saya kembali dapatkan di tahun ini agar motivasi itu bukan hanya datang dari warga Samarinda, tapi juga seluruh masyarakat Indonesia-lah," tambahnya.
Selain fokus menatap ketatnya persaingan di Super League, Borneo FC musim ini juga dihadapkan pada jadwal padat di tiga ajang berbeda. Klub kebanggaan warga Samarinda ini didapuk sebagai tuan rumah Grup D AFC Challenge League (ACGL), serta ambil bagian di League Cup dan ASEAN Club Championship (ACC) 2026-2027.
Meski harus membagi konsentrasi ke kancah internasional, Dandri menegaskan bahwa prioritas utama klub tetap berada di kompetisi domestik demi menghindari ancaman degradasi.
"Jadi gini, empat kompetisi itu sering menjadi pertanyaan kawan-kawan. Saya lebih bagus fokus di Liga Indonesia. Kenapa? Karena ada degradasinya. Kita sukses di Asia tapi kita tidak sukses di lokalnya, itu kacau nih," ungkap Dandri.
"Ya, karena ada degradasi nih. Ini yang menjadi warning bagi kita. Ya mudah-mudahan kalau ada rezekinya sama-sama bareng ya bismillah, kan begitu saja. Karena kami pada prinsipnya berusaha lebih baik daripada tahun kemarin," tukasnya.
(Rivan Nasri Rachman)