“Tapi, bermain di markas Persija (Jakarta) adalah hal yang spesial bagi kami. Kami harus bersiap secara psikologis agar tetap stabil menghadapi stadion yang penuh,” tegas Igor Tolic.
Pelatih 49 tahun itu memahami betul pertandingan melawan Persija Jakarta bukan sekadar laga biasa. Rivalitas panjang kedua klub membuat pertandingan itu menjadi salah satu duel paling bergengsi dalam kalender sepakbola Indonesia.
Namun, Igor Tolic menilai para pemain Persib Bandung telah memiliki pengalaman menghadapi tekanan dalam pertandingan besar. Kiprah Maung Bandung -julukan Persib Bandung- dalam sejumlah pertandingan di kompetisi Asia disebutnya dapat menjadi bekal menghadapi duel sulit seperti melawan Persija.
“Namun, kami sudah memainkan banyak pertandingan di Asia yang membantu kami melewati pertandingan-pertandingan sulit seperti ini dengan lebih mudah. Ya, kami bermain dalam laga derby,” tutur Igor Tolic.
Kendati demikian, Igor Tolic belum ingin terlalu jauh memikirkan pertandingan melawan Persija Jakarta. Fokus terdekat Persib Bandung saat ini adalah menghadapi PSM Makassar pada pekan pertama Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat pada Minggu 6 September 2026 pukul 19.00 WIB.
“Itu adalah pertandingan kedua bagi kami. Kami perlu mempersiapkan diri untuk melawan PSM (Makassar) terlebih dahulu. Setelah selesai dengan PSM, barulah kami bersiap untuk Persija. Pertandingan tersebut selalu menjadi laga yang spesial setiap tahunnya. Mari kita hadapi dulu pertandingan pertama melawan Makassar, baru kemudian bersiap untuk Persija,” pungkasnya.
Pertemuan Persija dan Persib pada musim ini juga akan menghadirkan situasi baru karena kedua tim sama-sama berada di bawah arahan pelatih anyar. Sebelumnya, kedua kesebelasan sudah bertemu pada semifinal Piala Presiden 2026 dengan Persib meraih kemenangan tipis atas Persija 2-1.
(Ramdani Bur)