MAKASSAR – Manajemen PSM Makassar memberikan penjelasan terkait sanksi larangan pendaftaran pemain dari FIFA yang menimpa klub berjuluk Juku Eja itu menjelang bergulirnya Super League 2026-2027. Pihak PSM pun berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut sebelum laga perdana Super League melawan Persib Bandung berlangsung.
Hingga Selasa (1/9/2026), PSM Makassar masih tercatat dalam daftar FIFA Registration Ban. Sanksi ini melarang klub asal Sulawesi Selatan tersebut untuk mendaftarkan pemain baru dalam tiga periode registrasi yang sudah berjalan.
Berkaitan dengan hal tersebut, manajemen PSM Makassar memastikan proses penyelesaian sanksi FIFA sudah rampung. Saat ini, kewajiban pembayaran yang menjadi dasar sanksi tersebut telah diselesaikan.
Kini manajemen Juku Eja tinggal menunggu penyelesaian tahap administratif. Manajemen berharap proses itu kelar sebelum pekan pertama Super League musim depan.
"Kami memastikan proses penyelesaian sanksi banned FIFA telah dituntaskan dan kini memasuki tahap administratif. Seluruh proses terkait sanksi tersebut telah diselesaikan manajemen pada pekan sebelumnya," bunyi keterangan resmi manajemen PSM Makassar yang diterima Okezone, Selasa (1/9/2026).
"Kami tinggal menunggu proses administratif selesai sebelum banned dicabut. Kami berharap pencabutan sanksi dapat dilakukan sebelum PSM menghadapi pertandingan melawan klub asal Bandung," tambah keterangan resmi itu.
Pada pekan pertama, PSM Makassar akan berhadapan dengan Persib Bandung. Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat pada 6 September 2026 mendatang.