GIANYAR – Bali United harus melalui rangkaian turnamen pramusim Dewata Challenge Series 2026 dengan hasil yang kurang memuaskan. Skuad asuhan Johnny Jansen tersebut dipaksa menelan dua kekalahan beruntun dalam ajang pemanasan jelang bergulirnya kompetisi resmi.
Terbaru, skuad berjuluk Serdadu Tridatu itu harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor tipis 2-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Sebelumnya, hasil negatif serupa juga didapat Bali United saat takluk di tangan klub asal Malaysia, Sabah FC, dengan skor 1-2.
Kendati catatan hasil pertandingan pramusim terbilang jeblok, pelatih kepala Bali United Johnny Jansen melihat adanya sisi positif dari performa anak asuhnya. Juru taktik asal Belanda tersebut menilai turnamen ini merupakan sarana pembelajaran penting untuk mematangkan kesiapan tim.
"Hasil yang tidak diharapkan di pramusim ini, namun bisa dilihat dari laga pertama menghadapi Sabah, kami bermain dengan sangat baik," kata Johnny dilansir dari laman Bali United, Rabu (19/8/2026).
Meskipun harus kembali menderita kekalahan dari Persib, Johnny tetap memuji mentalitas serta peningkatan permainan yang ditunjukkan oleh para pemainnya di atas lapangan hijau.
"Kami bertumbuh dan berkembang dalam tim di pertandingan ini (menghadapi Persib)," tambahnya.
Berbekal evaluasi dari turnamen pramusim ini, Johnny meyakini bahwa timnya akan jauh lebih siap ketika menghadapi ketatnya kompetisi Super League 2026-2027. Sisa waktu yang ada akan dimanfaatkan secara maksimal untuk memperbaiki berbagai kekurangan.
"Saya senang dengan kondisi fisik dan perkembangan tim yang semakin baik dan matang sebelum menyambut kompetisi resmi," imbuh Johnny.
Sebagai ujian sesungguhnya, Bali United dijadwalkan langsung menjamu PSS Sleman di kandang sendiri pada partai perdana Super League 2026-2027 yang akan dihelat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, tanggal 4 September 2026 mendatang.
(Rivan Nasri Rachman)