Johnny Jansen Kalem meski Bali United Kalah 1-2 Lawan Sabah FC

Cikal Bintang, Jurnalis
Sabtu 15 Agustus 2026 01:13 WIB
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tetap tenang meski timnya baru saja kalah 1-2 dari Sabah FC dalam laga bertajuk Dewata Challenge Series 2026 (Foto: I.League)
Share :

GIANYAR – Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tetap tenang meski timnya baru saja kalah 1-2 dari Sabah FC dalam laga bertajuk Dewata Challenge Series 2026. Malahan, hasil itu menjadi pelajaran berharga sebelum kompetisi sebenarnya. 

Bali United menelan kekalahan dari Sabah FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis 13 Agustus 2026. Kekalahan tersebut tidak membuat Jansen terlalu khawatir. Ia menilai hasil pertandingan pramusim bukan menjadi fokus utama timnya saat ini.

"Ya, ini adalah masa pramusim. Mengenai tiga poin, tentu selalu menyenangkan untuk menang dan memuaskan, tapi bagi kami ini lebih ke arah persiapan," kata Jansen dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Sabtu (15/8/2026).

"Kami akan memulai liga minggu depan dan kami puas bisa memberikan menit bermain selama 90 menit bagi beberapa pemain. Jadi, kami berusaha bersiap untuk awal liga," imbuh Jansen. 

Pria asal Belanda itu juga menilai kondisi sepakbola Indonesia saat ini sudah mengalami banyak perubahan. Pengalaman musim sebelumnya tidak menjadi satu-satunya acuan karena komposisi tim-tim peserta kompetisi juga telah berubah.

"Ya, tapi itu sudah hampir dua musim yang lalu. Jadi tim-tim sudah berubah. Yang saya tahu tentang lawan adalah mereka tim yang bagus dan tentu saja kami tahu gaya bermain yang akan mereka terapkan," ujar Jansen. 

Pria berkepala plontos tersebut memilih lebih fokus membangun permainan timnya ketimbang menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi setiap lawan. Menurutnya, pendekatan tersebut lebih penting dalam masa persiapan sebelum kompetisi resmi dimulai.

 

"Tapi jujur saja, jika Anda lihat tim mereka, lawan bermain dengan banyak pemain asing di awal, dan hal itu mungkin berbeda di liga nanti. Jadi fokusnya bukan tentang menyiapkan strategi khusus lawan, tapi lebih kepada menyiapkan tim kami sendiri," tutur Jansen.

2. Beri Manfaat

Sementara itu, Brandon Wilson menilai pertandingan menghadapi Sabah FC tetap memberikan manfaat bagi Bali United. Sang gelandang melihat lawan mampu memberikan pertandingan kompetitif sehingga timnya mendapatkan pengalaman penting dalam masa pramusim.

"Kami mencoba melakukan hal-hal yang sudah direncanakan sebelumnya, dan menurut saya itu performa yang baik," tutur Wilson. 

Setelah pertandingan tersebut, tim pelatih Bali United akan segera melakukan evaluasi. Kekalahan dari Sabah FC akan menjadi bahan perbaikan sebelum Serdadu Tridatu menjalani pertandingan berikutnya.

Bali United selanjutnya akan menghadapi Persib Bandung dalam pertandingan terakhir Dewata Challenge Series 2026. Laga tersebut kembali digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali pada Selasa, 18 Agustus 2026.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya