Tavares pun menyoroti jadwal pertandingan turnamen yang terlampau padat. Walau begitu, juru taktik berusia 46 tahun itu mengapresiasi perjuangan para pemain di Piala Presiden 2026.
"Kami bermain pada 1 Agustus malam. Para pemain baru bisa beristirahat dini hari, kemudian harus bangun pagi karena belum mengetahui jadwal pertandingan berikutnya. Setelah itu kami melakukan pemulihan, terbang ke Bali, lalu kembali bermain," ungkap Tavares.
"Dalam kondisi seperti itu tentu sulit mengharapkan performa yang benar-benar maksimal. Karena itu saya sangat bangga dengan semangat juang mereka," tutupnya.
Sementara itu, Persebaya Surabaya akan menghadapi Persib Bandung di final Piala Presiden 2026. Laga pamungkas itu akan digelar pada Kamis 6 Agustus 2026 besok.
(Rivan Nasri Rachman)