MADRID – Bintang Manchester City sekaligus pilar utama Timnas Spanyol, Rodri Hernandez, dikabarkan sangat berhasrat untuk berlabuh ke Real Madrid usai mengantarkan negaranya menjuarai Piala Dunia 2026. Namun, ada laporan petinggi Real Madrid dikabarkan tak mau kapten Timnas Spanyol itu bermain di Santiago Bernabeu.
Ya, meski nilai transfer sang gelandang terbilang masih terjangkau lantaran kontraknya di Etihad Stadium tersisa hingga 2027, niat tersebut bertepuk sebelah tangan. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dilaporkan secara tegas menolak dan memblokir opsi perekrutan pemain berusia 30 tahun tersebut.
Jurnalis transfer terkemuka, Fabrizio Romano, turut membenarkan sikap dingin sang pimpinan tertinggi Los Blancos. Menurut Romano, Perez secara personal langsung menutup rapat pintu ruang ganti Real Madrid bagi peraih penghargaan Golden Ball Piala Dunia 2026 tersebut.
“Rodri masih MENGINGINKAN kepindahannya ke Real Madrid musim panas ini atau musim panas mendatang… tetapi Florentino Perez TIDAK ingin melanjutkan dengan kondisi saat ini,” bunyi laporan dari Fabrizio Romano, Rabu (22/7/2026).
Keputusan Perez ini tergolong mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Rodri baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik di Piala Dunia 2026 usai mengalahkan nama-nama besar seperti Lionel Messi, sekaligus menyempurnakan rentetan gelar individu bergengsi yang sebelumnya ia raih termasuk Ballon d'Or.
Sikap enggan Florentino Perez untuk memboyong Rodri tidak berdasar pada kualitas teknis sang pemain di lapangan. Laporan dari media Spanyol Cadena SER mengungkapkan adanya beberapa pertimbangan non-teknis yang membuat sang presiden ragu.
Faktor usia Rodri yang baru menginjak 30 tahun bulan lalu serta riwayat cedera ligamen lutut parah (ACL) yang sempat menimpanya semusim lalu menjadi perhatian utama. Manajemen Real Madrid kini lebih memprioritaskan pembentukan skuad jangka panjang yang berpusat pada penyerang anyar mereka, Kylian Mbappe.
Selain itu, faktor politik internal klub disinyalir ikut memperkeruh kesepakatan. Rodri dilaporkan sempat menjalin kesepakatan verbal dengan kandidat presiden rival Perez, Enrique Riquelme, beberapa bulan lalu. Hal ini diduga memicu ketidaksukaan pribadi dari Perez.
Tak berhenti di situ, riwayat karier masa lalu Rodri juga disinyalir menjadi penghalang terbesar kepindahannya ke Santiago Bernabeu. Sebelum merantau ke Inggris, pemain berpostur tinggi ini merupakan mantan pilar rival sekota Real Madrid, Atletico Madrid.
Rivalitas sengit dan berdarah dingin antara dua klub ibu kota Spanyol tersebut membuat Perez bertindak sangat hati-hati. Memboyong mantan penggawa Los Colchoneros dikhawatirkan akan menimbulkan gelombang respons negatif dari kalangan pendukung setia Los Merengues.
Meski demikian, spekulasi seputar masa depan Rodri tetap menjadi komoditas panas di bursa transfer. Walau Perez saat ini menutup pintu, desakan dari para fans Real Madrid yang menginginkan kualitas Rodri untuk mengawal lini tengah tim masih bisa saja menguji keteguhan sang presiden.
(Rivan Nasri Rachman)