ADA 3 pemain asing yang berpotensi hengkang dari Persija Jakarta di akhir musim 2025-2026. Berbagai alasan melatarbelakangi kepergian tersebut, salah satunya karena dibajak oleh klub lain yang juga berkompetisi di Super League.
Berakhirnya kompetisi Super League 2025-2026 menyisakan cerita haru sekaligus tanda tanya besar bagi pendukung Persija Jakarta. Setelah sang pelatih Mauricio Souza resmi hengkang, kini giliran tiga legiun asing asal Brasil yang berpotensi meninggalkan Macan Kemayoran –julukan Persija.
Kegagalan Macan Kemayoran meraih takhta juara setelah harus puas finis di posisi ketiga di bawah Persib Bandung (juara) dan Borneo FC Samarinda (runner-up), disinyalir menjadi pemantik munculnya spekulasi ini. Lantas siapa saja mereka?
Sukses menutup musim 2025-2026 dengan status sebagai top skor utama Persija Jakarta setelah membukukan 16 gol dan 4 assist dari 31 pertandingan. Maxwell Souza juga menyumbang gol di laga pamungkas saat Persija mengalahkan Semen Padang.
Meski tampil begitu apik di musim ini, Maxwell mengisyaratkan kenangan mendalam yang seolah-olah merujuk pada masa lalu dan penyesalan mendalam. Dalam unggahannya ia menulis bahwa Persija merupakan klub terbaik dalam kariernya dan pantas mendapatkan hasil yang lebih baik.
Selain karena merasa gagal membawa Persija juara, Maxwell sejatinya dikaitkan dengan dua klub Super League. Persib Bandung dan Bhayangkara FC dirumorkan tertarik memboyong pemain berusia 31 tahun tersebut.
Allano Lima menjalani musim perdana yang cukup impresif sekaligus penuh warna. Pemain sayap ini mengemas 9 gol dan 9 assist dari 29 laga, namun juga mengoleksi 12 kartu kuning serta 1 kartu merah.
Kabar terbaru, Allano menyampaikan permohonan maaf karena gagal memberikan trofi untuk fans Persija. Ia bahkan menuliskan pesan yang bernada pamitan kepada Jakmania.
“Musim ini penuh pelajaran dan perjuangan. Kami sudah memberikan segalanya di lapangan. Terima kasih kepada semua yang selalu mendukung kami,” ucap Allano Lima di Instagram pribadinya.
Fabio Calonego atau Fabio da Silva Calonego Menjadi motor serangan yang solid di sektor tengah Persija dengan kontribusi 3 gol dan 7 assist dari total 30 penampilan sepanjang musim. Namun, ada potensi Persija bakal kehilangan pemain asal Brasil tersebut.
Meski bangga karena Persija meraih salah satu poin tertinggi dalam sejarah klub, Calonego mengisyaratkan bahwa targetnya di tim mungkin sudah selesai.
“Kami punya target menjadi juara, tetapi tidak semua berjalan sesuai harapan. Namun finis di posisi ketiga dalam kompetisi yang sangat ketat tetap menjadi pencapaian yang layak dihargai,” ujar Calonego di akun Instagram pribadinya.
(Rivan Nasri Rachman)