Lebih lanjut, mantan bek Inter Milan itu merasa gembira bisa mengantarkan klubnya meraih double winner. Padahal, musim lalu, Il Biscione hampa gelar meski melaju jauh di Coppa Italia, Liga Champions, dan menjadi runner up Liga Italia.
Menurut Chivu, kesuksesan ini sangat layak didapatkan anak asuhnya. Sebab, mereka telah banyak menderita dan melewati rintangan serta komentar-komentar bernada pesimistis di awal musim.
“Inter memenangi dua trofi musim ini, kami layak mendapatkannya. Kami sangat senang dengan apa yang telah kami lewati dalam beberapa tahun ini, bahagia untuk fans kami, bahagia untuk (manajemen) klub yang selalu mendukung kami,” tandas Chivu.
Dua trofi tersebut sekaligus membuktikan kapasitas Chivu sebagai pelatih bertalenta. Di musim debutnya, ia mengukir 36 kemenangan, 5 seri, dan hanya 11 kali kalah, dalam 55 pertandingan.
(Wikanto Arungbudoyo)