MANCHESTER – Kepergian Josep Guardiola dari kursi kepelatihan Manchester City tampaknya benar-benar akan terjadi di akhir musim 2025-2026. Spekulasi kepergian Guardiola itu pun semakin menguat usai Man City dikabarkan telah mendekati mantan pelatih, Chelsea, Enzo Maresca untuk menggantikan Pep –sapaan akrab Guardiola.
Ya, setelah 10 musim yang bergelimang trofi, Guardiola dikabarkan bakal meninggalkan kursi pelatoih Manchester City pada musim panas mendatang. Kabar ini mengejutkan banyak pihak lantaran pelatih asal Catalan tersebut sebenarnya masih memiliki kontrak hingga tahun 2027.
Meskipun pihak klub masih menaruh harapan agar sang pelatih melakukan U-turn atau pembatalan keputusan, persiapan untuk melepas legenda hidup mereka sudah mulai dilakukan, termasuk wacana mengabadikan namanya menjadi nama salah satu tribune di Stadion Etihad.
Sejak menukangi The Citizens –julukan Man City– pada Juli 2016, Guardiola telah mengubah wajah Premier League. Dalam satu dekade kepemimpinannya, ia berhasil menyumbangkan enam gelar Liga Inggris, satu trofi Liga Champions, lima Piala Liga, dan dua FA Cup. Musim ini pun, ia masih berpeluang menambah koleksi trofinya sebelum benar-benar melangkah pergi.
Laporan dari orang dalam industri sepak bola menyebutkan bahwa seluruh elemen di dalam klub sudah menyadari keputusan pria berusia 55 tahun tersebut. Alasan utama mengapa berita ini belum meledak di media arus utama adalah karena kredibilitas informasi yang sangat dijaga, mengingat sifat Guardiola yang masih mungkin berubah pikiran di menit-menit terakhir.
Namun, saat ini, arah angin menunjukkan bahwa musim 2025-2026 akan menjadi perjalanan terakhirnya di tanah Inggris.
Menariknya, Manchester City tidak membuang waktu untuk mencari pengganti. Menurut laporan dair Give Me Sport, Minggu (3/5/2026), Nama Enzo Maresca muncul sebagai kandidat kuat yang telah menjalin kesepakatan mendalam dengan pihak manajemen.
Maresca bukanlah orang asing di Etihad, sebab ia merupakan mantan asisten Guardiola sebelum akhirnya meniti karier sukses sebagai pelatih kepala.
Pilihan ini terasa masuk akal mengingat Guardiola sendiri pernah memuji Maresca sebagai manajer terbaik di dunia. Setelah membawa Leicester promosi dan meraih kesuksesan internasional bersama Chelsea lewat trofi Europa Conference League dan Piala Dunia Antarklub, Maresca kini berstatus free agent sejak Januari lalu.
Dengan filosofi permainan yang sudah selaras, pelatih asal Italia ini dianggap sebagai sosok paling tepat untuk menjaga warisan taktik yang ditinggalkan Guardiola di Manchester Biru.
(Rivan Nasri Rachman)