GENOA – Jay Idzes disindir pelatih Sassuolo Fabio Grosso sebagai penyebab kekalahan dari Genoa. Pria asal Italia itu sangat menyayangkan hasil negatif dari Stadion Luigi Ferraris tersebut.
Sassuolo menelan kekalahan tipis 1-2 saat bertandang ke markas Genoa, Minggu 12 April 2026 malam WIB. I Grifoni berhasil membuka keunggulan lebih dulu lewat tendangan jarak jauh Ruslan Malinovskyi (18’).
Kemudian I Neroverdi baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-57 lewat sontekan Ismael Kone. Alih-alih berbagi poin, Genoa justru berhasil menggandakan keunggulan di menit ke-84 lewat Caleb Ekuban.
Sang pahlawan kemenangan mencatatkan namanya di papan skor usai menerima umpan tarik dari Junior Messias. Striker asal Ghana itu lepas dari pengawalan Idzes sehingga dengan mudah menceploskan bola ke gawang Sassuolo.
Usai laga, Grosso mengungkapkan sejatinya Sassuolo sudah bermain apik di laga tersebut. Namun sayangnya penampilan apik itu tidak dibarengi dengan fokus para pemain. Kelengahan itu jadi penyebab utama kekalahan.
“Kami sebenarnya bermain dengan baik. Sayang sekali karena jika melihat bagaimana gol-gol terjadi, itu datang dari situasi di mana kami lengah,” kata Grosso, dilansir dari Tutto Mercato, Senin (13/4/2026).
“Kesalahan-kesalahan kecil karena kurang fokus, dan ketika menghadapi lawan berkualitas, hal seperti itu bisa dimanfaatkan dan harus dibayar mahal,” sambung juara Piala Dunia 2006 itu.
Grosso sangat menyayangkan hasil kekalahan tersebut. Sebab itu tadi, ia menilai Sassuolo tampil bagus dalam laga giornata 32 Liga Italia 2025-2026.
“Sangat disayangkan karena secara keseluruhan penampilan kami sebenarnya sudah bagus,” ujar Grosso.
Kekalahan tersebut membuat Sassuolo duduk di peringkat ke-11 klasemen sementara Liga Italia 2025-2026 dengan raihan 42 poin. Selanjutnya, mereka akan menantang klub milik pengusaha Indonesia yang sedang bersinar, yakni Como 1907, pada Jumat 17 April 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)